Top Social

FIRA KAHAR

Ibu adalah sekolah utama, bila engkau mempersiapkannya, maka engkau telah mempersiapkan generasi terbaik.

Bait Bait Puisi

Thursday, September 20, 2018

Curhat Umi Untukmu


Buat Anak-anakku
Kakak, Abang, Ayuk, Donga, dan Adek Rey
Setiap hari kalian dapat omelan dariku
kadang omelan mendatar
Terkadang omelan meninggi
Kadang juga omelan menurun

Kuingin menjadikan suatu hari tanpa omelan
Tapi rasanya ada yang kurang pada diriku
Jika aku membiarkan kalian tanpa omelan
Bisa saja dihari itu ada yang menangis
Ada yang tidak makan
Ada yang tidak sholat
Ada yang tidak mandi
Bahkan ada yang tidak ingat jalan pulang karena keasikan main.

Salahkah aku jika aku memilih mengomel
dari pada kalian tidak teratur dan terarah?
Benarkah aku jika aku membiarkan saja
Apa yang kalian inginkan dan perbuat?

Anak-anakku
Pada saatnya nanti, engkau akan merindukan omelanku
Anak-anakku
Berharap suatu hari nanti omelanku
Akan terbukti sebagai wujud kasih dan sayangku pada kalian
Semoga Umi dan buyamu ini
Sebagai orang tuamu
Akan menyaksikan kesuksesan kalian semua.
Aamiin.


#30DWC
#30DWCJILID14
#Day30



Bait Bait Puisi

Wednesday, September 19, 2018

Selamat Tinggal Buatmu


Kamu....kamu.....dan kamu.....
Begitu mudahnya mulutmu berucap
Seakan tiada punya celah
Ringan memang lidahmu bergoyang
Seakan engkau sempurna sendiri

Apakah tidak diajari selama ini
bagaimana bertutur yang baik
ada bahasa melereng
ada bahasa mendatar
ada bahasa mendaki
Sepertinya kamu tidak tau itu
Sinilah aku beritahu

Bertahun dan berganti tahun
Kamu tetap pada kondisimu
Ya sudahlah aku tak bisa bersamamu lagi
Selamat tinggal Buatmu.

#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY29
                                                                      

Bulan

Tuesday, September 18, 2018

 Amplop Rahasia Kedua


Baru hitungan dua atau tiga Bulan Lany mengenal Nedy. Keduanya diperkenalkan oleh guru ngaji, yang kebetulan suami guru ngaji Lany orang Bengkulu, dan guru ngaji Nedy juga orang Bengkulu. Rumah keduannyapun bersebelahan. Jadi sangat mempermudah proses ta'arufnya Lany dan Nedy kala itu.

Lany baru saja menyelesaikan pendidikannya di Universitas negeri Padang, Dia sedang menunggu waktu yang pas untuk pulang ke kampungnya yakni Provinsi Bengkulu, tinggal lagi menunggu selesainya waktu UAS mahasiswa yang diajarnya, yakni mahasiswa PGTK dan PGSD Adzkia Padang dan Bukit Tinggi. Sejak semester lima kuliah Jurusan seni rupa, lany sudah mengabdi mengajar mahasiswa D2 PGTK Adzkia. Mata Kualiah yang di ajarnya adalah mata kuliah pendidikan seni rupa dan menggambar.

Sekitar akhir bulan Juni tahun 2004, Lany dapat telpon dari guru ngajinya, untuk segera menemui beliau di kantor pada hari itu juga, Kebetulan lany sedang tidak ada kesibukan. Lany baru saja pulang  dari renang di Muslimah Center kota Padang. Dengan perasaaan dan fikiran yang penuh penasaran, Lany pun bergegas bersiap menuju kantor guru ngajinya. Ada apakah gerangan?. Tidak pernah selama ini mendapat perintah mendadak dan harus sesegera ini dari uni. Panggilan Uni adalah panggilan sayang untuk seorang perempuan yang lebih tua dari kita di daerah Sumatera Barat, Karena sayang ddan hormatnya Lany dan teman-temannya memanggil guru ngaji mereka dengan sebutan Uni.

Sekitar 30 menit Lany sudah sampai di kantor Uni, sesampai di sana Lany langsung menemui Uni di meja kerjanya, Setelah salam dan cupika-cupiki Lany dipersilahkan duduk pas di depan Uni, Posisi Lany hanya berjarak sebuah meja kerja dengan Uni. Perasaan Lany waktu itu dag dig dug penuh penasaran, sempat terlintas olehnya bahwa dia akan mendapat tugas dakwah baru, misalnya ngisi pengajian , liqo'at atau forum-forum mentor lainnya. tapi kenapa mesti ketemuan ya, biasanya kalau tugas seperti itu selama ini cukup via telpon atau sms saja. Lany berusaha menerka-nerka.

Uni hanya tersenyum melihat Lany yang sedang duduk di depannya, sepertinya uni mengetahui apa yang ada dalam fikiran Lany yang lagi diliputi rasa penasaran. Dalam hatinya uni salut dan bangga pada Lany yang sangat ta'at dan loyal pada gurunya, walaupun dia tidak memberitahukan alasan kenapa Lany harus menemuinya, tanpa pertanyaan Lany langsung datang menemuinnya. Lany adalah seorang mutorobbi yang bisa diandalkan, gumam Uni dalam hati.

"Kapan Lany pulang ke bengkulu?", Tanya Uni memulai pembicaraan.
"Insyallah sekitar dua minggu lagi Ni", Jawab Lany mantap.
"Hmmm....yakin kamu mau pulang?" Uni kembali bertanya sambil tersenyum menggoda.
"Insyallah Uni, Lany kan sudah selesai tugas menuntut ilmu di sini, sesuai rencana awal, setelah tamat S1 Lany ingin mengabdi di Kampung Ni". Ulas Lany tentang rencananya, Unipun sebenarnya sudah mengetahui itu, waktu kurang lebih dua tahun bersama adalah waktu yang lumayan bisa saling mengenal antara murobbi dan mutorabbi, apalagi Lany adalah salah satu binaan Uni yang aktif dan energik. Bagi Lany Uni yang satu ini adalah murobbi yang ketiga selama Lany mengikuti kegiatan Liqo'at di Kota Padang. Lany ngaji sejak tahun pertama kuliah, tepatnya di semester kedua.

Sepertinya mata dan tangan Uni sedang sibuk mencari sesuatu yang ada di dalam tas kerjanya. Lany hanya diam duduk di dapan Uni.
"Naah ini dia yang dicari" komentar Uni sambil tangan kanannya mengeluarkan sebuah amlop putih ukuran panjang dalam tasnya.
Tangan unipun mengulurkan amplop itu pada Lany. 
"Amlop apa ini Uni?" Tanya Lany semakin penasaran. Tangannya bergerak cepat mau membuka amplop itu.
"Afwan Lany, amplopnya anti buka di rumah saja ya, karena isinya rahasia".
Mendengar kata isi amplop rahasia, fikiran Lany langsung menerawang ke masa satu tahun yang lalu, dimana Lany pernah mendapat amlop yang isinya juga rahasia dari murobbi sebelumnya. Lany ingat bahwa amplop isi rahasia itu isinya sebuah biodata lengkap seorang ikhwah beserta fotonya, yang mana jika amplop itu sudah ditangan akhwat, berarti ikhwah itu sudah siap untuk berta'aruf sengan akhwat yang menerima dan dituju amplop tersebut. 

"MasyaAllah" Komentar Lany spontan, setelah berhasil menerka isi amlop itu.
"Ada apa Lany, sepertinya kamu sudah tau maksud dan tujuan isi dari amlop itu?" Tanya Uni pada Lany.
"iya Uni, afwan sebelumnya, walaupun Lany belum membuka amlopnya, sepertinya terkaan Lany tentang isi amlop ini betul adanya. Terus Uni kan sudah tau rencana Lany mau segera pulang ke Bengkulu setelah selesai urusan mahasiswa yang Lany ajar". terang Lany pada Uni.
"Betul Uni tau itu, makanya Uni berikan amplop itu sebelum Lany Pulang" jawab Uni santai.
"maksud Lany, ta'aruf itukan ada prosesnya Ni, sedangkan waktu Lany di sini tinggal dua minggu lagi". 
"Iya Lany, lebih cepat lebih baik, sekarang silahkan Lany pelajari dulu isi amlop itu, besok pagi uni tunggu jawaban Lany, jika jawaban anti lanjut maka besok siang uni tunggu Lany di rumah Uni, untuk proses ta'aruf". Dengan tegas Uni menjelaskan.

Akhirnya Lany menyerah dengan keputusan dan jawaban terakhir Uni. Lanypun berpamitan pulang, perasaannya tak menentu, fikiran Lany dipenuhi dengan pertanyaan penasaran. Siapakah ikhwah yang ada di biodata ini? Kenalkah Lany dengan Dia? Orang asal manakah?. Tidak sabar rasanya Lany ingin sampai di kamarnya Lany ingin segera mengetahui jawaban-jawaban dari pertanyaan yang melintas di fikirannya. isi dari biodata yang ada di amlop rahasia dari murobbi tadi akan menjawab semua pertanyaan itu.


#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY28

matahari

Monday, September 17, 2018

Panggil Saya "Dang"



Desiran kencang seakan kena sentrum aliran listrik menelisik kesemua aliran darah di sekujur tubuh, dada berdegup kencang tak beraturan, inilah yang dirasakan Lany ketika tangan Nedy menyentuh dan menggenggam erat tangannya. Lany masih antara mimpi dan kenyataan, bisa duduk berdua dengan seorang laki-laki yang bukan muhrimnya, selama ini Lany sangatlah menjaga dirinya dari laki-laki asing, boro-boro akan dipegang tangan, menatap matanya saja Lany akan menghindar. Tapi pagi ini Lany terperangkap dalam sebuah kamar dengan seorang pria yang bukan muhrimnya. Kamar ini berwarna putih, tempat tidur berseperai warna putih juga, menjadi saksi pegangan pertama Lany dengan seorang pria yang bukan muhrimnya yakni Nedy.

lany dan Nedy masih duduk di samping tempat tidur sambil berpegangan tangan, terlihat jelas di muka Lany yang masih malu dan tersipu. Nedypun walau terkesan tenang, wajahnya tidak bisa menyembunyikan perasaan sungkan dan grogi berdekatan dan bisa menggandeng Lany di kamar itu. 
"Lany, panggil saja saya dengan sebutan Dang"  
Dikeluarganya nedy adalah anak pertama, semua adiknya memanggil dirinya dang Nedy, sepertinya dia lebih nyaman jika istrinya Lany memanggil dirinya dengan panggilan Dang juga.
"Dang" 
Lany mencoba menyebut panggilan yang disebutkan Nedy, Lany tersenyum malu sambil menganggukkan kepala tanda dia menyetujui panggilan itu.
'Trus saya dipanggil siapa?" Tanya Lany manja sambil mencoba menatap wajah suaminya Nedy.
"Dipanggil Lany saja" jawab Nedy singkat.
"Oh gitu" komentar Lany.

"Tok tok tok tok" Terdengar pintu kamar ada yang ngetok dari luar, dan terdengar suara juga.
"Pengantin segera turun dan duduk di pelaminan, karena acara walimatul'ursynya akan segera dimulai".
"Iya" jawab Lany sambil membuka pintu kamar.
Terlihat di depan pintu kamar kakak Lany yang laki-laki, beliau memberitahukan bahwa pengantin sudah dipersilakan untuk duduk di pelaminan di depan rumah, karena acara walimatul'ursy akan segera dimulai.

Bergegas Lany mengambil sendal pengantinnya, lany Keluar dari kamar dipapah oleh suaminya Nedy, mereka berdua berjalan tenang ke pintu luar menuju pelaminan pengantin yang suah disiapkan. terlihat di luar suasana segar dan cerah, matahari sudah bersinar penuh menerangi bumi.

b e r s a m b u n g


#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY27




Langit

Sunday, September 16, 2018

Waktunya Akad Nikah


Pagi hari yang cerah, di langit muncul matahari yang bersinar-sinar menerangi bumi. Embun masih sedikit tersisa, dedaunanpun mulai menghijau terang pertanda embunnya mulai mengering. pagi ini dimana dua insan akan bersatu menjadi sepasang suami istri, pagi ini akan ada perjanjian yang sakral seorang laki-laki langsung berjanji ke pada Allah Mistaqan Ghalizah, pagi ini akan ada perpindahan tanggung jawab dari seorang ayah berpindah ke seorang suami, pagi ini akan ada serah terima seorang anak gadis ke pada seorang perjaka. yakni prosesi ijab kabul yang dapat menjadikan yang haram menjadi halal.

Di bagian dapur masih terdengar riuh para ibu-ibu memasak secara gotong royong, di bagian belakang rumah ada segerombolan bapak-bapak yang sedang masak air minum untuk jamuan para undangan. Di ruang tengah rumah ada yang sedang menyusun dan menata ruangan untuk tempat dilaksanakannya akad nikah. sedangkan di depan rumah disibukkan dengan menyusun dan menata kursi-kursi para undangan. Namanya pesta di kampung, nuansa kekeluargaan dan gotong royong masih sangat kental. Semua terasa ringan karena dikerjakan secara bersama-sama, semua mengambil peran masing-masing sesuai job dan keahlian yang ada.

Pelaminan dan panggung tempat pemain grup qasidah sudah siap dan tertata rapi sejak kemaren. Sesuai jadwal bahwa proses akad nikah akan dilaksanakan jam 07.00 pagi, selesai akad nikah ada waktu jedah sebentar kemudian sepasang suami istri yang telah sah disuruh turun dari rumah dan duduk bersanding di pelaminan, sehingga jam 09.00 pagi acara walimatussafarnya siap untuk dimulai.

Rencana awal proses akad nikah akan dilaksanakan di masjid yang berada di belakang rumah, ternyata sebelum subuh pengantin wanita bergegas menemui bapaknya bahwa akad nikah tidak bisa dilakukan di masjid karena alasan hal yang sangat urgent dan syar'i. Mendengar laporan dan pinta putrinya, si bapak hanya bisa menganguk dan mengerahkan masa untuk mempersiapkan segala hal yang berkenaan dengan proses akan nikah , yang sebelumnya di rencanakan di mesjid beralih dilaksanakan di rumah saja.

Rombongan pengantin priapun sudah di beritahu, bahwa proses akad nikahnya di lakukan di rumah saja. Untung tempat menginap pengantin pria di sebelah rumah mempelai wanita, sehingga proses pemberitahuan perubahan rencana cepat sampai dan di maklumi oleh rombongan pengantin pria.

Pengantin wanita adalah sosok gadis yang sederhana, yang wajahnya hampir tak pernah tersentuh dengan make up seperti lipsik dan kawan-kawannya. Di saat mau melaksanakan proses akad nikahpun dia tetap dengan kesederhanaanya, di pakainya baju putih kombinasi silver, hijab silver yang sedikit bermanik, dengan bertudung selendang putih di atas kepala membuat dia anggun dan bersahaja. Diwajahnya sedikit terukir make up yang di pasangnya sendiri tanpa merepotkan tukang salon, sedikit pensil alis, ayeliner dan lipstik tipis di bibinya, karena jarang berdandang, seikit saja dandanan sudah membuat orang pangling melihatnya. Pengantin wanita terlihat cantik, anggun dan bersahaja.

Jam 06.30, rombongan pengantin pria sudah sampai ke rumah dan sudah duduk pada tempat yang telah disiapkan. Bapak-bapak jama'ah akad nikahpun sudah lengkap, bapak penghulu dari kementrian agama sudah hadir, semua hadir sesuai waktunya. Pengantin wanitapun dijemput dikamarnya untuk duduk dan menyaksikan proses akad nikah, posisi duduknya di belakang pengantin pria berjarak kisaran 3 meter, yang diapit kedua ibunya, ibu kandung dan ibu calon suami. Sebentar lagi prosesi akad nikah akan dimulai.

b e r s a m b u n g


#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY26


Bait Bait Puisi

Saturday, September 15, 2018

LUPA

Pagi hari Ku melewati rumah mempelai
Sudah berjejer mobil rombongan penganten
Paling depan terdapat mobil sedang warna hitam
Berhiaskan pita dan buket bunga yang segar
Kulihat bapak-bapak sedang sarapan di teras
Ada juga yang sedang sibuk berhias

Aku lewati sambil bercakap dengan sibungsu
Yang pagi ini mau ajak keliling dulu
Sebelum salim melepasku pergi kerja
Akupun sempat bercakap sama nenek sebelah rumah
Nenek pergi tiddak malam tadi kerumah penganten
Tidak. jawab nenek, karena terlihat olehku
Nenek sedang kurang enak badan
Terempel dua perangko di pelipis nenek
perangko salonpas pertanda nenek lagi sakit kepala.

Sempat terlintas olehku, knapa ya mobil penganten sudah dihias?
Kok cepet sekali menghias mobilnya.
Kok orangtua penganten perempuan sadah sampai ya.
Semua kutepis begitu saja.
Aku tetap pada ingatanku bahwa pestanya hari Minggu besok.

Akupun berangkat menuju tempat kerja
Setengah perjalanan aku baru sadar bahwa
HPku tertinggal.
Oh no, aku mesti mengambil HP itu 
Karena ada agenda rapat siang ini 
Hp adalah sarana berkoordinasi dengan teman-teman
Kembali kukerumah  dengan tujuan mengambil HP yang tertinggal.

Kembali terlihat jelas oleh mataku 
Bahwa rumah penganten sudah rame dengan mobil berjejer
Tak terbersit sedikitpun olehku
Bahwa acara pestanya hari ini.
Akupun kembali menepis fikiran itu.
Pulang kerja aku mesti mampir,
Mampir kerumah penjahit langgananku.

Sampai ku di tempat kerja,
Ada sedikit brefing dengan kepsek ddan panitia
tentang perlombaan dalam rangka memeriahkan
tahun Baru 1 Muharam 1440 Hijriyah.

Kulihat jam di dinding ruang guru
jam menunjukan di jam 10.00
Oh ya dari tadi aku tidak buka HP
Siapa tau ada info dan khabar terkini di grup WA.

Benar sudah, pas kubuka grup Wa ibu-ibu Rt
Disana kulihat ibu-ibu sudah kumpul 
Ternyata Acara resepsi pernikahan itu hari ini
Hah? Mataku terbelalak saking terkejutnya
terbaca olehku dari grup WA,
halo Ibu-Ibu udah sampai di lokasi

Kulihat kalender di meja kerjaku
Hari ini tanggal 15 September.
Oh no, aku salah jadwal, 
Kirain tanggal 15 itu hari Minggu besok
Akupun langsung ambil tes 
Berlari menuju parkiran kendaraan.
Akupun meluncur pulang
tak lupa mampir ke tukang jahit langgananku
Tergopoh-gopoh Kulakukan itu semua.

Sepanjang jalan aku selalu beristighfar kepada Allah
Astaghfirullahal'azim
Dosa apa yang telah kubuat 
Sampai aku bisa-bisanya lupa.
 

curcol

Friday, September 14, 2018

Jum'at, 14 September 2018

Hari ini adalah hari yang ful kegiatan, dimulai dengan kegiatan pagi hari jam 06.30 keluar rumah mengantar anak sekolah, dan langsung menuju ke sekolah tempat kegiatan rutinku mengajar siswa siswi SMPN 21 Kota Bengkulu.

Kebetulan kegiatan di sekolah dalam dua hari ini, Jum'at dan Sabtu adalah kegiatan memperingati tahun baru 1 Muharam 1440 Hijriyah, yang diisi dengan kegiatan perlombaan, diantaranya nasyid, busana muslim, pidato, adzan, dan tilawah Qur'an. Dihari Jum'at ini ada 2 cabang lomba yakni nasyid dan busana muslim. siswa kelas bimbinganku yakni kelas 8.5 semangat sekali mengikuti semua cabang perlombaan, dua hari terakhir ini mereka terus latihan dikelas, dan pagi ini kusaksikan sendiri mereka tampil lomba nasyid dengan semangat walau masih sedikit grogi. Aku sebagai wali kelas mereka bangga dan bertepuk tangan meriah menyaksikan penampilan mereka.

Kulirik jam di tangan kananku, jarum pendek tepat diangka sembilan, akupun bergegas meninggalkan sekolah menuju Jl. mahakam Lingkar barat untuk menghadiri grand opening gerai 212 Mart yang ke 154 gerai. Sampai di lokasi para undangan sudah rame, terlihat para ibu-ibu berbusana khas 212 Mart warna biru, merah dan putih, kompak dan energi sekali mereka sebagai relawan terlaksananya grand opening gerai 212 Mart Jl. Mahakam.

Akupun lega karena kegiatannya belum dimulai, masih ada undangan penting yang belum datang. Tepat jam 09.30 acaranyapun dimulai, dan berakhir sampai jam 11.30, para bapak-bapak berlekas bubar dari arena, karena sebentar lagi waktu sholat Jum'at akan sampai.

Jam 12.00 akupun pergi meninggalkan lokasi 212 Mart, aku meluncur kearah Ponpes RTBI tepatnya Jl. Belato Berkas. Di sini anak sulungku kami titipkan untuk belajar dan di tempah untuk menjadi seorang hafidz. kebetulan hari ini bertepatan hari milad lahirnya ananda Muhammad Rosikhan Rozi. Sebagai seorang ibu yang mengandung, melahirkan dan mengasuhnya dari alam rahim, panggilan yang kuat bagiku untuk menemaninya walau sebentar di hari lahirnya, 14 September 2005. Walaupun bukan waktunya untuk berkunjung, aku tak bisa menghalangi langkah kakiku untuk mendatangi anada di RTBI.

Akupun sampai di RTBI, suasana sepi, maklum hari Jum'at semua anak-anak dan ustadz sedang di mesjid melaksanakan sholat Jum'at, kutemukan ustadzah dan anak-anak beliau yang sedang makan siang di dalam RTBI. Akupun bergabung dan ikut makan siang disana, karena emang dah waktunya untuk makan siang. Gak berapa selang waktu datanglah segerombolan anak laki-laki yang wajahnya cerah berseri, pulang dari masjid, diantara mer3ka adalah putra sulung kami. Kemudian mer3ka semua pada makan siang dengan lahapnya. Tepat pukul 14.00 mereka semua sudah posisi siap murojo'ah hafalan di depan ustadz dan ustadzah. Merekapun smangat sekali melakukan kegiatan muroja'ah hafalan masing-masing, karena di luar sana sudah menunggu gerobak mie ayam yang sudah disiapkan dari tadi untuk anak-anak yang sudah selesai murajo'ah, baru boleh makan mie ayam, traktiran kak rosikh yang sedang berulang tahun, sebanyak 36 porsi mie ayam.

Tidak terasa waktu berjalan, sudah sampai waktu sholat ashar, akupun bergegas melaksanakan sholat dan pamitan sama ustadz, ustadzah untuk menjemput anak yang di kelas 5 dan 6 SD Iqrak 1, Kedua anakku kubawa mampir ke pengajian rutin mingguanku, setelah pengajian kamipun pulang, sampai rumah sudah jam 17.30, kamipun bergegas mandi sore karena sebentar lagi waktu sholat maghrib tiba.



#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY24

Bait-Bait Puisi

Thursday, September 13, 2018

Aku dan Waktuku


Mataku layu, menyipit, kadang berair
Sepertinya mata ini lelah
Setiap waktu siang dan malam bekerja
Tanpa mengenal waktu,
Tanpa istirahat yang cukup,
Tanpa mengenal kata lelah.

Apalah akhirnya nanti
Cukupkah bekal yang akan kubawa
Kembali ke si pemilik waktu
Kusapa kembali bathinku
Apa yang sudah kupersiapkan
Untuk bekalku nanti.

Ya Allah Bimbing hambaMu ini
Agar tidak kalah berjuang
melawan waktu yang lapang
Mengisi waktu itu
Dengan segala kemampuan diri
Ingin bermanfaat untuk orang lain.


#30DWC
#30DWCJILID14
#Day23

Bait-bait Puisi

Wednesday, September 12, 2018

14 Th Anniversary

12 September 2004
12 September 2018
14 tahun usia yang sudah remaja
Masa mulai baligh
Terbayang sambil tersenyum
Alkisah bertemunya aku dan kamu.

Hari itu hari Ahad
Tanggal 12 September 2004
Engkau berjabatan tangan dengan seorang Ayah
melakukan akad ijab kabul
Seorang ayah melepaskan tanggung jawab
Sedangkan dirimu menerima tahta tanggung jawab itu
Dengan niat tulus karena Allah
Bissmilahi....akadpun berjalan dngan lancar
Sah....sah....sah....Alhamdulillah.


#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY22

1 Muharam 1440 Hijriyah

Tuesday, September 11, 2018

TIGA SYARAT 

MENDAPATKAN RAHMAT ALLAH SWT


Pada kesempatan ini saya ingin menuliskan kembali hasil yang saya dapat dan dengar dari pengajian tatsqif oleh Ustadz Hamdan Nasution pagi tadi di masjid Al Fida dalam rangka menyambut tahun baru 1 Muharam 1440 Hijriyah, dengan tema "Hijrah adalah memperbaiki diri dan memperbaiki ummat".
                
QS. Al Baqarah : 2018

                    إِنَّ الَّذِينَ آَمَنُوا وَالَّذِينَ هَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُولَئِكَ يَرْجُونَ رَحْمَةَ اللَّهِ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya : 

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allâh, mereka itu mengharapkan rahmat Allâh, dan Allâh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Qs.2:218


Ayat di atas merupakan landasan yang sebenar-benarnya tentang tuntunan bagi manusia yang ingin mendapatkan rahmat Allah SWT.

Orang yang memiliki iman, hijrah dan jihad di jalan Allâh yaitu mengejar rahmat Allâh. Rahmat merupakan lambing kasih sayAng yang tiada terhingga. Apabila rahmat Allah telah didapat, maka apa pun yang diinginkan akan didaptkannya kebahagiaan di dunia sekarang, begitu juga  di akhirat nanti, serta mendapat ampunan dari Allah atas segala dosa dan kesalahan.

Orang yang beriman, hijrah dan jihad merupakan langkah meraih rahmat dan maghfirah Allah SWT, yang diharap adalah rahmat Allâh, bakal meraih ampunan dan rahmat-Nya. Oleh sebab itu untuk mendapatkan rahmat dan ampunan Allâh, mesti ada tiga syaratnya yakni:
A. Beriman, Esensi iman adalah kepercayaan seratus persen akan kebenaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW yang diyakini dalam hati, diucapkan dengan lisan serta dipraktikan dalam sikap dan perbuatan. 
menurut Ustadz Hamdan nasution, bahwa Keimanan seseorang mesti selalu diperbaharui, ditahun baru Hijriyah ini tepat 1 muharam adalah moment yang sangat tepat bagi kita semua untuk memperbaharui keimanan kita, agar lebih baik  dari tahun kemaren. 
B. Berhijrah, Esensi hijrah adalah perubahan dari yang kurang baik menjadi baik, serta peningkatan kualias kebaikan. 
Untuk meningkatkan kualitas kebaikan pada diri kita, menurut Ustadz Hamdan Nasution, bahwa kita kembali ke sunnah Rasulullah, Pada kesempatan kali ini Ustadz hamdan mengajak semua jama'ah pengajian, mari kita mentauladani apa-apa yang dilakukan oleh Raulullah SAW. Ada 7 hal sunnah harian Rasulullah yang tidk pernah ditinggalkannya, yakni 
1. Sholat lima waktu , dilaksanakan tepat waktu dengan berjama'ah, bagi laki-laki selalu            kemesjid, bagi perempuan semampunya.
2. Membaca Al Qur'an, dianjurkan satu juz setiap hari, jika tidak mampu minimal satu                lembar  tiap hari tidak boleh kurang.
3. Sholat Malam, Sunnah Rasulullah sebanyak 8 rakaat, jika tidak mampu maka                        semampunya saja.
4. Berinfaq dan bersedekah, tujuannya membersihkan diri dari belenggu dunia.
5. Beristighfar kepada Allah, Selalu beristighfar dan memanjangkan istighfar kepada Allah.
6. Sholat Dhuha, Sunnahnya sebanyak 8 rakaat, lakukan secara terus menerus                          semampunya saja.
7. menjaga Wudhu' secara berkesinambungan, maksudnya berwudhu bukan hanya untuk          sholat saja, tetapi selalu memperbaharui wudhu sepanjang waktu.
Dengan melaksanakan sunnah Rasulullah di atas, inyallah tahun baru 1 Muharam1440 Hijriyah menjadi momentum bagi kita untuk selalu memperbaiki kualitas diri dari tahun ke tahun. sehingga kita siap untuk menghadap kembali kepada Allah SWT.
C. Berjihad, Sedangkan jihad intinya adalah menegakkan kebenaran, memberantas kabatilan, bersungguh-sungguh dalam memperpaiki diri dan memperbaiki orang yang belum baik.
Ketujuh sunnah Rasulullah di atas, akan berhasil kita contoh atau kerjakan di tahun 1440 hijriyah ini, jika kita siap berjihad atau bersungguh-sungguh melakukannya dengan  niat karena Allah SWT semata.
Alhamdulillah tulisan saya hasil mereview isi dari pengajian Tatsqif 1 Muharam di mesjid Al Fida oleh Ustadz. Hamdan Nasution. Jika ada yang salah ataupun kurang bolehlah teman-teman tambahkan di komentar ya...
Semoga tulisan ini bermanfaat khususnya bermanfaat untuk si penulis sendiri....Aamiin.

#30DWC  #30DWCJILID14  #DAY21

Keep on Fighter

Monday, September 10, 2018

HARI KE-20 ON THE FIGHTER


Luar biasa pengalaman yang berwarna warni dapat kurasakan semenjak hari pertama menjadi fighter menulis 30 hari. Menulis ibarat aliran air, tidak terasa hari ini sudah hari yang ke 20. Di tengah kesibukan sebagai umi dari lima orang anak dan rutinitas sebagai ASN aku selalu berusaha meluangkan waktu untuk menulis. kalaulah bukan karena niat yang mantap ingin selalu menulis, mungkin sudah of dari fighter dan tidak mungkin akan sampai dihari yang ke 20. 

Lima hari terakhir, program tantangan 30 hari menulis ditentukan tema dari quat, diantara tema itu adalah; perempuan, tertunda, pemimpin, keseimbangan dan literasi, dengan ditentukan tema ini kadang buntu dan bingung apa yang mau ditulis dengan tema ini, terkadang tema sangat menginspirasiku untuk menulis. sungguh semua dapat kujalani walau terkadang mata sudah lelah menghadap monitor laptop miniku, jariku sudah kaku bermain dengan keyboardnya. Biarlah semua kujalanni demi sebuah mimpi, mimpi ingin bisa menulis dengan baik sehingga tulisanku bisa menginspirasi orang lain yang membacanya sehingga diriku ini dapat menambah nilai kebermanfaatan diri untuk orang lain.



#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY20

Literasi

Sunday, September 9, 2018

Literasi di Sekolahku


Salah satu program di sekolah tempatku mengajar adalah semua siswa harus mengaji atau membaca Al-Qur'an sebelum pelajaran dimulai, hanya lima belas menit, setiap hari Selasa, dan Kamis. Kegiatan sekolah mengaji ini di pimpin oleh siswa-siswi yang bacaan mengajinya sudah bagus, teknik mengajinya besambung, sehingga ada kalanya mengaji Al-Qur'annya sampai khatam, setelah khatam maka mengajinya diulang dari surah Al Fateha lagi.

Ada beberapa kesan dan dampak positif yang dirasakan oleh masing-masing siswa dan guru serta semua warga sekolah, akan adanya program ini. Diantaranya ada beberapa guru yang sudah berkomentar bahwa sejak adanya program ini, dapat menjadikan bacaan Al-Qur'annya atau mengajinya jadi lebih lancar dari sebelumnya. Banyak juga siswa yang berkomentar, untung ada program ini di sekolah kita, kalau tidak mungkin saya tidak akan pernah mengaji dan pegang Al Qur'an.

Program sekolah mengaji ini sangat sesuai dengan tuntunan yang ada pada kurikulum 2013 yakni tentang literasi sekolah, dimana sekolah harus membiasakan budaya baca bagi siswa dan semua warga sekolah. Dengan membaca, salah satunya membaca Al Qur'an menjadikan siswa dan warga sekolah jadi tenang dan menambah dekat dengan Tuhan yang menciptakan manusia itu sendiri.

Literasi di sekolah selain mengaji Al Qur'an ada juga membaca buku engan waktu juga sama selama lima belas menit sebelum pelajaran dimulai, program inni ilaksanakan setiap hari Rabu. Masing-masing siswa diberi panjam buku dari perpustakaan satu buah, selalu dibawa kesekolah setiap hari Rabu, dibaca dan dicatat apa saja kesipulan yang dibaca pada hari itu, kemudian hasilnya dikumpulkan dan di tindak lanjuti oleh bidang osis dan kesiswaan.

Kedua program literasi inni yakni membudayakan baca buku dan mengaji, alhamdulillah berjalan dengan lancaf, semua warga sekolah dapat merasakan dampak positif dadri program ini.


#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY19

Keseimbangan

Saturday, September 8, 2018

TAWAZUN


Materi tawazun ini materi pertama yang kudapat disaat aku ikut pengajian diwaktu kuliah, yakni pengajian rutin pekanan yang dilakukan di toko baju teman disaat sore hari dimana toko tersebut sudah tutup.

Teringat olehku bagaimana guru mengaji waktu itu menjelaskan apa itu tawazun. Tawazun artinya seimbang. Seimbang dalam hal apa saja? Seorang muslim yang baik sudah semestinya memiliki keseimbangan dalam tatanan hidupnya. Kita mesti seimbang dalam memenuhi kebutuhan masing-masing unsur yang ada pada manusia, diantaranya:

1. Jasadiyah 

manusia memiliki jasad yang membutuhkan makanan yang thoyib dan halal, jasad juga membutuhkan olah raga yang cukup. kalaulah seorang manusia memiliki jasad yang baik, sehat, bugar dan  berenergi, maka manusia tersebutlah yang akan beruntung, dapat menikmati hidup yang sehat.

2. Fikriyah

Selain jasad, unsur yang ada pada manusia adalah unsur fikriyah, Seorang manusia yang sehat sangat membutuhkan fikriyah yang sehat, lurus dan terarah. fikriyah yang baik yakni fikiran yang mudah menerima kebenaran.

3. Ruhiyah 

Unsur yang ketiga yang ada pada manusia yakni unsur Ruhiyah, Ruhiyah yang baik adalah ruhiyah yang sayang dan cinta pada sesama karena ruhnya selalu berkekalan dengan Allah.

Alhamdulillah ketiga hal yang harus disikapi dengan cara tawazun ini masih tetap selalu terngiang dan terbayang bagaimana seharusnya harus sudah terealisasi di tangah masyarakat.


#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY18



Pemimpin

Friday, September 7, 2018

Pemimpin Yang Adil Mendapat Lindungan Allah


Hadist Rasulullah yang artinya:
“Tujuh orang yang akan dilindungi Allah pada hari dimana tidak ada pertolongan lagi selain dari-Nya yaitu:
1. Seorang imam yang adil
2. Seorang pemuda yang menghabiskan masa mudanya dengan beribadah kepada Allah
3. Seorang yang hatinya selalu terkait dengan masjid
4. Dua oran yang saling mencintai karena Allah, berkumpul karena Allah, dan berpisah karena Allah
5. Lelaki yang diajak seorang wanita cantik dan terpandang untuk berzina lantas ia berkata “sesungguhnya aku takut kepada Allah
6. Seorang yang menyembunyikan sedekahnya hingga tangan kiri tidak mengetahui yang dilakukan tangan kanan
7. Seorang yang berdzikir kepada Allah seorang diri hingga menetes air matanya (H.R. Bukhari & Muslim)

Berdasarkan hadits diatas dapat kita ketahui bahwa seorang imam yang adil dapat diartikan pula sebagai pemimpin yang adil dalam mengambil keputusan setiap masalah. Ada riwayat yang mengatakan pula bahwa sehari bagi imam yang adil lebih baik dari pada ibadah seorang di rumahnya selama enam puluh tahun (Qeis bin Sa’ad). Wallahu’alam.


#30DWC
#30DWCJILID14
DAY17

mimpiku

Thursday, September 6, 2018

 INGIN MENJADI PENULIS


Aku seorang guru mata pelajaran seni budaya di salah satu SMP Negeri Kota Bengkulu. Aku juga mengajar di IAIN Bengkulu sebagai Dosen Luar Biasa (DLB). Selain seorang abdi negara yakni sebagai ASN aku mempunyai profesi tetap yakni  seorang istri dari Rozian karnedi dan seorang ibu dari 5 orang anak yakni, Muhammad Rosikhan Rozi, Muhammad Rusydan Rozi, Azka Nadhirah Rozi, Muhammad Rifqon Rozi  dan Muhammad Raihan Rozi.

Kondisiku yang memiliki multi peranan, membuat satu impianku tertunda yakni ingin menjadi seorang penulis yang menginspirasi dan bermanfaat untuk orang lain. Motivasiku untuk terus menulis tetap tertanam dalam fikiran, hati dan imajinasiku walau terkadang gelombangnya kadang pasang, kadang surut. Teringat olehku sebuah Quote seorang guru menulisku "tetaplah melangkah dan berjalan karena langkahmu akan mengantarkanmu ke tujuan yang ingin kamu gapai".

#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY16



Deary Wali Kelas

Wednesday, September 5, 2018

HILANGNYA UANG FIQIH


Rabu yang cerah, tepat jam 07.05 aku sudah sampai disekolah tempatku mengajar. bergegas aku masuk kantor dan mempersiapkan buku, dan absen siswa, tak lupa juga aku mempersiapkan sebotol air minum untuk bekal disaat mengajar, lumayan di jam pertama ini aku mengajar selama tiga jam tatap muka 3 x 40 menit tanpa jedah, mana kondisi tata letak sekolahku yang tidak rata, naik turun tangga yang lumayan jauh , struktur tangganyapun tinggi dan terjang. 

Sebelum bel masuk berbunyi langkah kakiku sudah bergerak ke arah kelas tempatku mengajar, tak lupa aku mampir ke ruang kantor TU untuk menempelkan jari jempolku, sebagai tanda bahwa aku datang dan melaksanakan tugas pada hari ini.

Aku menuruni tangga semen yang menurun dan terjang, kisaran tiga puluh anak tangga sudah kulewati, bel masukpun berbunyi. Kulihat jam tangan yang bertengger di tanganku, tepat jarum jam pendek menunjuk di angka tujuh jarum panjang di angka tiga, emang sudah jadwalnya masuk kelas masing-masing. perjuanganku menuju kelas delapan dua tempat kelasku mengajar pagi ini masih lumayang, jalan lurus melewati jembatan sekitar 20 M, selanjutnya naik tangga sekitar dua puluh anak tangga, tinggi dan terjang. 

Dengan terengah-engah akhirnya sampai juga aku di kelas delapan dua, kutemui anak-anak muridku sudah berada di dalam kelas, walau kondisinya masih rame seperti pasar, sampai akhirnya aku masuk ke dalam kelas dan disambut salam oleh anak-anak yang dipimpin oleh ketua kelas.

Dengan materi mengajar praktek menggambar model, tidak terasa sampai juga jam istirahat pertama, pertanda juga bahwa jam mengajarku di kelas delapan dua berakhir. Bergegas kukemasi perangkat mengajarku, akupun kembali ke kantor ruang guru. Akupun melewati jalan yang sama sewaktu perginya tadi.

Akupun dapat duduk dan istirahat di ruang guru. sesampainya di meja kudapati kue dan gorengan yang siap untuk di santap. Lega dapat kurasakan diwaktu istirahat selama 20 menit, sempat minum dan makan snack pelepas dahaga. 

Bel masuk setelah istirahat pertama berbunyi pertanda jam pelajaran ke empat sudah siap dimulai. Akupun tetap menikmati snack dan mulai membuka laptopku, ada jedah 2 jam pelajaran untukku punya kegiatan sendiri yakni bercengkrama dengan notebook miniku. Hari ini aku mengajar kembali di jam keenam, tujuh dan delapan, lumayan waktu jedah bisa kunikmati. Blum lagi sepuluh menit berlalu, ada telepon di HP androidku, ayuk Sri menelpon, beliau sedang berada di kelas bimbinganku yakni kelas delapan lima. jam pelajaran Bahasa Indonesia.
"Umi fira lagi dimana" tanya beliau.
"Baru saja sampai di ruang guru bu" jawabku 
"Bahwasanya sedang ada masalah di kelas delapan lima, bahwa uang ananda Fiqih hilang sebesar 115.000,-"
Akupun terkejut, bergegas aku kembali menuju kelas bimbinganku yakni kelas delapan lima.

Aku seorang perempuan yang sudah berusia 38 Tahun, Alhamdulillah masih kuat melewati jalang-jalan yang mendaki dan menurun khusus yang dapat kebagian mengajar di kelas yang tempatnya agak jauh dengan kontruksi jalan yang tidak mendatar. Kesehatan dan kekuatanku yang masih prima inilah menjadi pertimbangan pihak pengambil kebijakan di sekolah menempatkan pembagian kelas mengajarku semua di seberang atau posisi struktur tanah yang tidak mendatar.


belum selesai nih.....


#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY15

Bait-Bait Puisi

Tuesday, September 4, 2018
Puisi Tiga

MY DREAM 

Oleh. Fira Kahar


Menjadi seorang penulis adalah my dreamApa itu my dream?Adalah mimpikuAku akan terus melangkah demi my dreamkalaulah langkah ini terus maju tanpa hentiAkan sampai juga kesebuah pelabuhanyakni sebuah tujuan.





Bait-Bait Puisi

Monday, September 3, 2018
Puisi Dua

CATATAN PENTING

Oleh.Fira kahar

Hap!

Kutemukan sebuah kata

Lalu kata itu kupadu padankan dengan kata lainnya

Sehingga membentuk sebuah ide

Kurangkai kembali ide itu

Menjadi halaman demi halaman

Halaman itupun akhirnya memenuhi sebuah buku

Tertulis dua kata di halaman utama

Tulisan apa gerangan? 

Catatan penting.


Suatu waktu catatan penting sering kubuka

Untung ada kamu, selalu membantuku 

Dikala tangan ingin menari di atas kertas

Kamu selalu muncul untukku

Catatan penting

Sungguh besar jasamu, menjadi sumber inspirasiku

Yang selama ini beku bisa mencair kembali 

Dengan adanya kamu wahai catatan penting.



#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY13





Bait-bait Puisi

Sunday, September 2, 2018
Puisi satu

AYAH INSPIRASIKU

Oleh. Fira kahar

Masa kecilku sudah memulai
Selembar dua lembar kertas double folio
Kurangkai kalimat demi kalimat
Hingga menjadi sebuah cerita
Cerita yang berawal pada suatu hari
Dilanjutkan dengan kalimat kemudian
Dan Ceritapun selalu berakhir dengan sebuah kebahagian.

Hai anakku!
Seorang ayah yang selalu duduk disampingku menyapa
Dikala aku mulai merangkai kata
Aku berhenti sejenak melihat ayah
Kulihat ayah tersenyum bangga
Ada harapan besar di matanya
Entahlah kutepis itu semua
Karena kekhawatiranku yang berlebihan
Akankah aku bisa mewujudkan harapan itu?

Ayahku seorang guru yang sederhana
Tapi kaya akan buku-buku cerita
Buku itupun semua aku baca
Sehingga bertambah banyaklah perbendaharaan kata yang kupunya

Ayah
Terbayang semua waktu kumasih kecil
Masa yang selalu engkau bimbing
Nak, harus banyak baca buku ya...
Nak, Harus sering lomba ya...
Kadang aku dibawa latihan vokal
kadang aku dibawa lomba puisi
kadang aku dibawa lomba mengarang bertema
Semua kuturuti ajakanmu ayah
karena bagiku engkau adalah inspirasiku.


#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY12





PINDANG IKAN PATIN

Saturday, September 1, 2018

Hari ini hari yang cerah dan lumayan fresh dengan adanya jalan-jalan ke kolam ikan di daerah pinggiran kota Bengkulu, tepatnya di daerah Padang Serai kolam ikan punya ibu Hj.Desiawati. Sudah lama memang rencana dan pemberitahuan bahwa pulang sekolah hari ini mau ngumpul dan makan ikan bersama-sama langsung ke sumbernya yakni kolam ikan.


Sebelumnya sedikit ragu untuk ikut karena ada undangan pernikahan di gedung RSG Unib, tapi kenapa langkah ini lancar saja mengikuti teman-teman lainnya menuju lokasi kolam ikan. akhirnya sampailah kami di lokasi yang lumayan jauh jarak yang ditempuh dari sekolah tempat kumengajar. Sampai di lokasi, hidung ku sudah kembang kempis mencium bau ikan goreng dari arah pondok yang berada di tengah kolam. yah begitulah aroma ikan segar ketika digoreng membuat selera makan yang tak tertahan apalagi waktunya emang pas untuk makan siang. 



Sebelum santap siang terhidang, waktunya menikmati alam bebas yang penuh deretan kolam ikan, ada ikan nila, gurami, udang, lokan, kepiting, dan ikan patin. sekali-kali kutarik jaring-jaring yang berisi ikan, bisa dilihat bagaimana riuhnya ikan-ikan ketika jaringnya kutarik, akhirnya ada satu ikan patin yang siripnya nyangkut di jaring, geli dan gemes kumelihat ikan itu, langsung kuambil kresek dan kuambil ikan itu, waaah ada kepuasan tersendiri ketika berhasil menangkap ikan yang terjebak di jaring-jaring. Lalu kuulangi lagi bersama ayuk Tus kutarik-tarik jaring dan kembali ada ikan patin yang terjebak, sampai akhirnya aku berhasil menangkap empat ekor ikan patin yang terjebak di jaring-jaring. 


Sambil menikmati hidangan makan siang kebetulan salah satu menunya adalah pindang ikan patin segar karena ikannya baru diambil dari kolam, akhirnya aku dan teman-teman ngobrol dan membicarakan tentang bumbu dan cara membuat pindang ikan patin yang enak. Gimana cih caranya? pada kesempatan ini kutulislah rangkuman menu yang aku dan teman-teman bicarakan tadi, yakni :

Pindang Ikan Patin

Hasil gambar untuk gambar pindang ikan patin

Bahan:
1 kg ikan patin, bersihkan, potong jadi beberapa sesuai selera.
1500 ml air
2 buah tomat ukuran sedang
secukupnya minyak sayur untuk menumis
beberapa tangkai kemangi

Bumbu:
2 tangkai daun bawang, cincang
2 ruas ibu jari jahe, potong-potong
2 ruas ibu jari lengkuas, potong-potong
2 tangkai serai, geprek
6 buah cabai mereh besar, potong serong
6 buah cabai rawit, potong serong (apabila suka pedas)
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
2 sdm gula jawa sisir
6-8 biji asam jawa
2 sdm kecap manis

Bumbu Diulek Kasar:
6 siung bawang putih
6 siung bawang merah
2 sdt mericah utuh
2 sdt garam
2 sdt gula pasir
6 batang cengkeh
1 cm terasi

Langkah: 
Bawang putih, bawang merah, kunyit,merica,terasi,cengkeh, gula pasir dan garam diulek kasar. lalu tumis sampai wangi.
Masukkan jahe, lengkuas, daun salam, ddaun jeruk, cabai merah, cabai rawit, daun bawang, tomat, kemangi, gula jawa, asam dan serai. Aduk semua bumbu sampai rata.
Masukkan air tunggu sampai mendidih sambil perbaiki rasanya. jangan luoa tambahkan kecap manis. Aduk sampai rata.
Masukkan ikan patin, masak kurang lebih 10 menit sampai ikan matang dan empuk. Matikan api, angkat, sajikan dengan taburan daun kemangi dan bawang goreng.


Dihari ini juga dipertemukannya kembali antara guru dan murid yang sudah lama sekali tidak berjumpa. Ada beberapa kali terdengar sanjungan dari si murid bahwa gurunya semakin cantik dan awet muda. Si gurupun tersenyum dengan sumringah bahagia bahwa muridnya walau sudah lama tetap mengenang dan mengingat gurunya.



oke kuys ini menu kita makan siang kali ini, ada ikan nila goreng, pindang ikan patin, rendang daging, sambel kecap dan ada buah pisang serta kemplang menambah ramenya menu siang ini. Tuu si opung Sitepu memulai memilih seleranya heeee.

Nah kuys itulah hasil dari bincang-bincang kami tentang cara membuat menu pindang ikan patin. semoga bermanfaat dan selamat mencoba dech.

Sepulang dari kolam bu Hj. Desy, aku langsung meluncur memenuhi undangan di gedung RSG Unib, walau kusadar bahwa sudah sangatlah erlambat menghadiri undangan jam segini, tapi demi amanat seorang suami, akhirnya aku sampai juga ke resepsi pernikahan walau kutemu panganten sudah turun dari panggung bersiap untuk pulang kerumah.

#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY11



Auto Post Signature

Auto Post  Signature