Top Social

FIRA KAHAR

Ibu adalah sekolah utama, bila engkau mempersiapkannya, maka engkau telah mempersiapkan generasi terbaik.

LIMA TIPS MERAIH MIMPI

Wednesday, July 10, 2019
(c) vemale.com
fimela.com
Jaman kuliah adalah jamanku bermimpi.
Banyak sekali mimpiku waktu itu, diantaranya adalah aku ingin punya suami yang sholeh, sama fikrah dalam menjalankan ajaran agama, bisa menjadi imamku baik dalam sholat maupun dalam menjalani kehidupanku di dunia ini hingga akhirat kelak. 

Sederhana ya mimpiku, he he sesederhana aku dalam memahami sebuah kehidupan. Hidup di dunia bagiku sebuah tempat persinggahan sementara, yang sangatlah singkat. Sedangkan hidup yang sebenarnya adalah hidup di akhirat kelak, dimana kita hidup kekal di dalamnya, yakni syurganya Allah SWT. Aamiin...

Dalam menjalani hidup di dunia ini kita membutuhkan teman hidup, pasangan hidup yangmana dia akan mengisi hari-hari kita selama di dunia yang sementara ini. Sangatlah rugi jika hidup di dunia ini tidak kita isi dengan sesuatu yang bermanfaat, karena bagaimana kehidupan di dunialah yang akan menghantarkan kehidupan yang hakiki nantinya. Untuk itu bagiku sangatlah penting bermimpi memiliki pasangan hidup yang baik dan sholeh agar hidup kita di dunia ini menjadi satu arah sesuai fitrahnya, yakni mengabdi kepada Allah SWT.

Kata ustadz, yang namanya jodoh, rezeki dan maut itu adalah ketetapan Allah SWT. Kita tidak tau siapa jodoh kita nantinya. Kita tidak tau berapa dan kapan kita akan mendapatkan rezeki. Kita juga tidak tau kapan dan di bumi mana malaikat maut menjemput kita. 

Yang kita tau adalah bahwa orang baik akan mendapatkan jodoh yang baik juga. Rezeki akan datang jika ada jalannya yakni punya usaha. Meninggal dengan husnul khotimah akan terjadi jika kita memiliki kebiasaan atau aktifitas yang baik juga. itulah yang kupahami selama ini. jadi semua akan baik jika peran kita sebagai manusia dalam menjalaninya juga baik.

Nah, sungguh jelas apa yang harus aku lakukan agar mimpiku memiliki suami yang sholeh dapat kuraih. Aku mesti menjadi orang baik, memiliki fikrah yang baik, akhlak yang baik, kegiatan yang baik, ibadah yang baik, teman yang baik, serta lingkungan yang baik. 

Kuyakin saja akan ketetapan Allah nantinya, jika semua yang kita lakukan adalah sebagai usaha untuk menempah diri menjadi orang baik, insyaAllah Allah juga sedang mempersiapkan dan menempah seseorang jodoh kita orang yang baik juga.

Pada tulisan kali ini aku mau berbagi lima tips atau cara yang kulakukan dalam meraih mimpi, kali ini mimpi tentang punya suami yang sholeh :

Persiapkan Diri Menyambut Suami yang Sholeh

Punya suami atau pasangan hidup yang sholeh adalah salah satu mimpiku, sehingga keinginan ini selalu ku asah dalam memori kepalaku agar profile suami yang sholeh itu tetap ada, ku baca beberapa buku referensi yang membahas tentang seperti apa sosok suami yang baik dan sholeh. Tak lupa pula kubaca  juga referensi tentang bagaimana menjadi istri yang sholehah. Karena seorang laki-laki yang sholeh pasti menginginkan pasangan hidup yang sholehah juga.

Memang kita tidak tau kapan dan siapa jodoh kita, tapi tidaklah salah jika kita mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan sang jodoh.
Dulu...akupun mempersiapkan diri menyambut jodohku, dengan cara selalu memperbaiki kualitas diri, yakni membaca buku tentang fiqih pernikahan, membersihkan badan, serta menjaga silaturahim kesiapapun yang kita kenal.

Berdo'a dalam sholat tahajut

3. Berdo'a disaat berbuka puasa Nabi Daud
4. Tilawah Al- Qur'an satu juz sehari
5. Berdo'a setiap habis sholat Duha

Hadiah Penguat Cinta

Tuesday, July 9, 2019
Hadiah, Penuh Sesak, Ulang Tahun
pixabay.com
Assalamu'alaikum Wr Wb

Kado Adalah Hadiah

Mendengar kata hadiah semua pada senang ya, termasuk diriku dan kamu. 
Kesan yang ada pada hadiah selalu memberikan perdamaian, rasa cinta dan penghargaan dari yang memberi kepada yang diberi hadiah.

Mendapatkan hadiah berarti akan mendapatkan sesuatu dari orang lain. Biasanya yang namanya hadiah itu merupakan sesuatu hal yang baik dan bermanfaat untuk orang yang kita beri hadiah.

Ajaran agama menganjurkan kita agar memberi dan menerima hadiah karena pengaruh hadiah sangatlah besar dalam meraih kecintaan dan kasih sayang diantara sesama.
Pernah mendengar sebuah hadis Rasulullah Saw yang artinya:

"Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai" (HR. al-Bukhari, al-Adab al-Mufrid)

Hadis ini sangatlah menyentuh dan mengetuk hatiku.
Hmm...pantesan ya kalau mendapat hadiah itu hati jadi senang dan bahagia. Kalau aku ya, kalau mendapat hadiah, sebelum dibuka dan dilihat hadiahnya pertama yang kucari dan kutanya adalah tuliasan dari siapa hadiah ini. kalau gak ada tulisannya hatiku kan terus penasaran sampai mengetahui siapa pemberi hadiah tersebut. Nah, setelah mengetahui siapa pemberi hadiah, hatiku kan damai banget terhadap orang tersebut, rasa sayang itu mucul seketika dan bertaburan. He he he.
Aku ngerasa termasuk orang yang sering mendapatkan hadiah dari mana-mana dan tak disangka-sangka. Yang paling sering kuterima hadiah dari suami tercinta, beliau itu kalau bepergian suka bawa sesuatu untuk ku, anak-anak dan keluarga. Bagiku itu adalah hadiah dari suami walaupun kutau bahwa suami juga dapatnya dari hadiah orang lain, hihi...hadiah estapet ya...
Dengan seringnya suami membawa hadiah, otomatis aku dan anak-anak makin sayang dan cintaaaa....tuh buat para suami agar sering-seringlah memberi hadiah untuk istri dan anak-anaknya agar sayang dan cinta mereka semakin bertaburan.
Kotak, Hadiah, Hadir, Hari Natal
pixabay.com

Bolehkah Menolak Hadiah

Menerima hadiah itu hukumnya wajib ya, gak boleh ditolak. Emangnya ada orang suka menolak hadiah? rugi banget tuh.
Ada hadisnya melarang untuk menolak hadiah. Rasulullah bersabda :
"Penuhilah undangan orang yang mengundang, janganlah menolak hadiah..." (HR. Ahmad dan al-Bukhari)

Rajin memberi hadiah akan menimbulkan rasa cinta.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, tahaadu tahaabbu,
تَهَادَوْا تَحَابُّوا
Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai.” (HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrod, no. 594. Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa’, no. 1601. Syaikh Musthofa Al-‘Adawi dalam catatan kaki Fiqh Al-Akhlaq menyatakan bahwa sanad haditsnya hasan dengan syawahidnya)
Juga ada hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
تَصَافَحُوْا يَذْهَبُ الغِلُّ ، وتَهَادَوْا تَحَابُّوا ، وَتَذْهَبُ الشَحْنَاءُ
Saling bersalamanlah (berjabat tanganlah) kalian, maka akan hilanglah kedengkian (dendam). Saling memberi hadiahlah kalian, maka kalian akan saling mencintai dan akan hilang kebencian.” (HR. Malik dalam Al-Muwatha’, 2/ 908/ 16. Syaikh Al-Albani menukilkan pernyataan dari Ibnu ‘Abdil Barr bahwa hadits ini bersambung dari beberapa jalur yang berbeda, semuanya hasan)


Sumber https://rumaysho.com/15422-21-faedah-tentang-hadiah.html
Para ulama' memahami hadis ini bahwa Nabi saw mengecam tindakan menolak hadiah dikalangan sesama muslim. Bila seseorang diberi hadiah, wajib baginya untuk menerimanya dan tidak menolaknya sebab hadiah dapat melahirkan kecintaan dan menghilangkan rasa dendam.
Salah satu hadiah yang tidak pernah ditolak Nabi saw adalah wewangian.
"Siapa saja yang dihadiahi 'Raihan' , maka janganlah menolaknya sebab ia ringan dibawa namun sedap baunya." (HR. Muslim).

Wah pantesan setiap orang yang pulang dari haji ataupun umroh suka sekali memberi hadiah minyak wangi atau parfum. Begitu juga di Madinah dan Mekah, para penjual ataupun pedagang di sana sering menganjurkan dan menawarkan pada pengujung untuk membeli parfum sebanyak-banyaknya untuk dibawa ke kampung halaman.

Aku dan Suami juga melakukan hal itu, setiap pulang dari Haji dan Umroh, yang paling banyak dibeli adalah parfum yang dikemas dengan botol kecil-kecil agar banyak yang kebagian. parfum pavorit suami adalah Seribu Bunga sedangkan diriku parfum Kesturi.
Botol, Parfum, Wadah
pixabay.com

Nilai Sebuah Hadiah

Saking dianjurkannya memberi hadiah menilai sebuah hadiah bukan pada besar kecilnya atau nilai materinya akan tetapi lebih pada nilai maknawinya. ada juga hadisnya ya yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra :


“Wahai para wanita kaum muslimin, janganlah ada seorang tetangga meremehkan pemberian tetangganya yang lain sekali ia (pemberian tersebut) berupa ujung kuku (teracak) unta.” (HR.al-Bukhari).

Kalau dilihat materinya apalah arti ujung kuku ya, tapi kita yang menerimanya tidak boleh meremehkannya.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, tahaadu tahaabbu,
تَهَادَوْا تَحَابُّوا
Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai.” (HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrod, no. 594. Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa’, no. 1601. Syaikh Musthofa Al-‘Adawi dalam catatan kaki Fiqh Al-Akhlaq menyatakan bahwa sanad haditsnya hasan dengan syawahidnya)
Juga ada hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
تَصَافَحُوْا يَذْهَبُ الغِلُّ ، وتَهَادَوْا تَحَابُّوا ، وَتَذْهَبُ الشَحْنَاءُ
Saling bersalamanlah (berjabat tanganlah) kalian, maka akan hilanglah kedengkian (dendam). Saling memberi hadiahlah kalian, maka kalian akan saling mencintai dan akan hilang kebencian.” (HR. Malik dalam Al-Muwatha’, 2/ 908/ 16. Syaikh Al-Albani menukilkan pernyataan dari Ibnu ‘Abdil Barr bahwa hadits ini bersambung dari beberapa jalur yang berbeda, semuanya hasan)


Sumber https://rumaysho.com/15422-21-faedah-tentang-hadiah.html
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, tahaadu tahaabbu,
تَهَادَوْا تَحَابُّوا
Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai.” (HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrod, no. 594. Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa’, no. 1601. Syaikh Musthofa Al-‘Adawi dalam catatan kaki Fiqh Al-Akhlaq menyatakan bahwa sanad haditsnya hasan dengan syawahidnya)
Juga ada hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
تَصَافَحُوْا يَذْهَبُ الغِلُّ ، وتَهَادَوْا تَحَابُّوا ، وَتَذْهَبُ الشَحْنَاءُ
Saling bersalamanlah (berjabat tanganlah) kalian, maka akan hilanglah kedengkian (dendam). Saling memberi hadiahlah kalian, maka kalian akan saling mencintai dan akan hilang kebencian.” (HR. Malik dalam Al-Muwatha’, 2/ 908/ 16. Syaikh Al-Albani menukilkan pernyataan dari Ibnu ‘Abdil Barr bahwa hadits ini bersambung dari beberapa jalur yang berbeda, semuanya hasan)


Sumber https://rumaysho.com/15422-21-faedah-tentang-hadiah.html

Menu Pavorit Pasca Operasi Melahirkan

Monday, July 8, 2019
Assalamu'alaikum Wr Wb,

Hai Hai Hai 

lama kutak menatap dan menjamah blogku ini, rasanya sangat rindu untuk memainkan jari dan kata-kata di sini. Banyak sekali alasan yang bisa kurangkai hingga kulama meninggalkanmu. padahal kupunya ide tulisan yang lebih banyak dari alasanku yang bisa kurangkai di sini. 

Untungnya punya sahabat-sahabat komunitas bobe yang setia memotivasi untuk tetap menulis, seperti sekarang bobe punya ide menantang untuk menulis satu hari satu tulisan dalam satu minggu. Entah kenapa ide itu membuatku berhasil mengalahkan kemalasanku, akupun membuka laptop hingga kuteringat sebuah ide tulisan menu pavoritku selama pasca operasi lahiran, yakni pindang ikan gabus air tawar.
Pindang ikan gabus foto resep utama
Cookpad.com
Teman-teman pada tau ya dengan ikan gabus air tawar?
yang konon ceritanya banyak mengandung zat protein albumin tertinggi dibanding dengan jenis ikan-ikan lainnya seperti ikan lele, mas,nila, bandeng dan lain-lain.
Jenis ikan gabus ini banyak sekali khasiatnya, diantara khasiat protein albumin pada ikan gabus adalah mempercepat penyembuhan pasca operasi dan melahirkan.
Info khasiat ikan gabus ini tidak kulewatkan begitu saja, setiap habis lahiran ikan ini adalah menu andalanku, apalagi lahiran anakku yang kelima dan keenam yang harus dioperasi karena bobot babynya melebihi standar bisa lahiran normal.

Sebenarnya cara pengolahan ikan gabus banyak sekali dan enak semua, tapi aku paling suka diolah cara pindang, apalagi pindang bening, syruuup syruuup....mantap banget menghirupnya. 
Habis operasi dan lahiran kok bisa dapat menu sesuai selera dan bernilai gizi tinggi ya, gimana bisa?, Alhamdulillah aku masih punya sepasang bidadari yang masih sehat, kuat dan memiliki kasih sayang yang tulus pada anak-anaknya, terkhusus makku yang selalu setia menjaga setiap anak-anaknya lahiran.
Mau gak nih resep pindang buatan bidadariku....ntar kubagi dech resepnya.

Dari lahiranku pertama sampai lahiranku yang keenam selalu menikmati menu spesial pindang ikan gabus cipta karya emakku. Apalagi lahiranku yang terakhir tiga bulan yang lalu, diusia yang sudah 39 Tahun sangat membutuhkan zat protein untuk penyembuhan pasca operasi lahiran. Kuingat habis subuh banget suami pergi ke pasar pagi mencari ikan gabus air tawar, khawatir kalau kesiangan biasanya gak dapat lagi yang masih hidup dan segar, dapatlah Dia ikan gabus hidup seberat 2 kg lebih yang harga perkilonya Rp.85.000,-
Memang sih harganya lumayan mahal, tapi sebadinglah dengan khasiat dan nilai manfaatnya. 
Berkas:Channa stri 060627 7960 jtgno ed resize.jpg
Foto:channa stri

Kata orang palembang Sumatera Selatan, Ternyata ikan gabus air tawar ini banyak juga jenis-jenisnya, sesuai dengan kondisi air tempat ikan tersebut hidup dan berkembang, yakni ada ikan gabus Ruan, Toman, Serandang, dan Bujuk.


Resep Pindang Ikan Gabus Ala makku

Bahan-bahan (1 porsi) 

  1. 1 ekor ikan gabus ukuran sedang
  2. 3 jari lengkuas/ laos memarkan
  3. 1 batang serai dimemarkan
  4. 2 lembar daun salam
  5. 3 tangkai kemangi
  6. 2 tomat dipotong memanjang
  7. 5 biji asam jawa
  8. 1.5 gelas air
  9. Bumbu halus:
  10. 5 bawang merah
  11. 3 bawang putih
  12. 5 cabe merah keriting
  13. 1 jari kunyit
  14. 1 jari jahe
  15. 1.5 sdm garam
  16. 1 sdt gula
Langkah
  1. Tumis bumbu halus, sereh, lengkuas dan daun salam hingga harum.
  2. Kemudian tambahkan air, masukkan asam jawa dan ikan.
  3. Biarkan hingga mendidih.
  4. Terakhir, tambahkan daun kemangi dan tomat, selanjutnya diangkat.
    Pindang Ikan Gabus foto resep utama
    cookped.com

Auto Post Signature

Auto Post  Signature