Top Social

FIRA KAHAR

Ibu adalah sekolah utama, bila engkau mempersiapkannya, maka engkau telah mempersiapkan generasi terbaik.

PINDANG IKAN PATIN

Saturday, September 1, 2018

Hari ini hari yang cerah dan lumayan fresh dengan adanya jalan-jalan ke kolam ikan di daerah pinggiran kota Bengkulu, tepatnya di daerah Padang Serai kolam ikan punya ibu Hj.Desiawati. Sudah lama memang rencana dan pemberitahuan bahwa pulang sekolah hari ini mau ngumpul dan makan ikan bersama-sama langsung ke sumbernya yakni kolam ikan.


Sebelumnya sedikit ragu untuk ikut karena ada undangan pernikahan di gedung RSG Unib, tapi kenapa langkah ini lancar saja mengikuti teman-teman lainnya menuju lokasi kolam ikan. akhirnya sampailah kami di lokasi yang lumayan jauh jarak yang ditempuh dari sekolah tempat kumengajar. Sampai di lokasi, hidung ku sudah kembang kempis mencium bau ikan goreng dari arah pondok yang berada di tengah kolam. yah begitulah aroma ikan segar ketika digoreng membuat selera makan yang tak tertahan apalagi waktunya emang pas untuk makan siang. 



Sebelum santap siang terhidang, waktunya menikmati alam bebas yang penuh deretan kolam ikan, ada ikan nila, gurami, udang, lokan, kepiting, dan ikan patin. sekali-kali kutarik jaring-jaring yang berisi ikan, bisa dilihat bagaimana riuhnya ikan-ikan ketika jaringnya kutarik, akhirnya ada satu ikan patin yang siripnya nyangkut di jaring, geli dan gemes kumelihat ikan itu, langsung kuambil kresek dan kuambil ikan itu, waaah ada kepuasan tersendiri ketika berhasil menangkap ikan yang terjebak di jaring-jaring. Lalu kuulangi lagi bersama ayuk Tus kutarik-tarik jaring dan kembali ada ikan patin yang terjebak, sampai akhirnya aku berhasil menangkap empat ekor ikan patin yang terjebak di jaring-jaring. 


Sambil menikmati hidangan makan siang kebetulan salah satu menunya adalah pindang ikan patin segar karena ikannya baru diambil dari kolam, akhirnya aku dan teman-teman ngobrol dan membicarakan tentang bumbu dan cara membuat pindang ikan patin yang enak. Gimana cih caranya? pada kesempatan ini kutulislah rangkuman menu yang aku dan teman-teman bicarakan tadi, yakni :

Pindang Ikan Patin

Hasil gambar untuk gambar pindang ikan patin

Bahan:
1 kg ikan patin, bersihkan, potong jadi beberapa sesuai selera.
1500 ml air
2 buah tomat ukuran sedang
secukupnya minyak sayur untuk menumis
beberapa tangkai kemangi

Bumbu:
2 tangkai daun bawang, cincang
2 ruas ibu jari jahe, potong-potong
2 ruas ibu jari lengkuas, potong-potong
2 tangkai serai, geprek
6 buah cabai mereh besar, potong serong
6 buah cabai rawit, potong serong (apabila suka pedas)
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
2 sdm gula jawa sisir
6-8 biji asam jawa
2 sdm kecap manis

Bumbu Diulek Kasar:
6 siung bawang putih
6 siung bawang merah
2 sdt mericah utuh
2 sdt garam
2 sdt gula pasir
6 batang cengkeh
1 cm terasi

Langkah: 
Bawang putih, bawang merah, kunyit,merica,terasi,cengkeh, gula pasir dan garam diulek kasar. lalu tumis sampai wangi.
Masukkan jahe, lengkuas, daun salam, ddaun jeruk, cabai merah, cabai rawit, daun bawang, tomat, kemangi, gula jawa, asam dan serai. Aduk semua bumbu sampai rata.
Masukkan air tunggu sampai mendidih sambil perbaiki rasanya. jangan luoa tambahkan kecap manis. Aduk sampai rata.
Masukkan ikan patin, masak kurang lebih 10 menit sampai ikan matang dan empuk. Matikan api, angkat, sajikan dengan taburan daun kemangi dan bawang goreng.


Dihari ini juga dipertemukannya kembali antara guru dan murid yang sudah lama sekali tidak berjumpa. Ada beberapa kali terdengar sanjungan dari si murid bahwa gurunya semakin cantik dan awet muda. Si gurupun tersenyum dengan sumringah bahagia bahwa muridnya walau sudah lama tetap mengenang dan mengingat gurunya.



oke kuys ini menu kita makan siang kali ini, ada ikan nila goreng, pindang ikan patin, rendang daging, sambel kecap dan ada buah pisang serta kemplang menambah ramenya menu siang ini. Tuu si opung Sitepu memulai memilih seleranya heeee.

Nah kuys itulah hasil dari bincang-bincang kami tentang cara membuat menu pindang ikan patin. semoga bermanfaat dan selamat mencoba dech.

Sepulang dari kolam bu Hj. Desy, aku langsung meluncur memenuhi undangan di gedung RSG Unib, walau kusadar bahwa sudah sangatlah erlambat menghadiri undangan jam segini, tapi demi amanat seorang suami, akhirnya aku sampai juga ke resepsi pernikahan walau kutemu panganten sudah turun dari panggung bersiap untuk pulang kerumah.

#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY11



22 comments on "PINDANG IKAN PATIN"
  1. Mantap mbak, Diska suka banget makan nasi pake gulai Pindang, apalagi ikan patin, mantap

    ReplyDelete
    Replies
    1. nyook diska kita makan baren dengan pindang ikan patin di atas kolam ikan heee

      Delete
  2. Pindang patin,,enak lagi kalo dibuat pindang pegagan,,,mantap.

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah ini dia wong asli liker dan ahlinya buat pindang ikan......wong palembang aseli ini..

      Delete
  3. Lapar lapar lapar! Dicari : pindang patin segera
    wkwk :D
    *dijitakin mama, "makanya, belajar masak situ!"

    ReplyDelete
  4. Jadi nggak sabar nunggu weekend. Pengen ke pasar beli ikan patin hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. kenapa mesti nunggu weekend, kalo udang nces sekarang ya buat sekarang aja dek

      Delete
  5. makan di atas kolam gitu asik banget mbak, hati-hati aja jangan sampe kecebur tapi heheheeee

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah gawat dek klo kecebur, bisa-bisa kita yang dimakan ikan hahaha

      Delete
  6. Waa ikannya segar dan langsung di masak. Enaknya mak... Lapar ni pagi2

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyo mak ubay...kalau lihat yang seger semua pada suka yeeeee

      Delete
  7. Aduh mendadak lapar. Intan juga suka sekali makanan yg segar-segar kaya pindang patin ini bu. Endeuuus :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. suka juga ya dek sama ikan patin....yuk kita masak bareng heee

      Delete
  8. Aku suka banget lo mak makam pindnag ikan patin ini . Enakk.. Meski kadang agak amis. Hehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau nyucinya lebih bersih lagi insyallah gak amis dek

      Delete
  9. Suami mira suko nian pindang patin ko mbk, tp mira dk pacak masakny. Hee

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah kalau suami suka dek mira kudu segera belajar nih....seneng dan bahagia loh kalau kita masak tus habis dilahap suami....

      Delete
  10. Sedapnya pindang ikan patin.. Saya suka saya suka..

    ReplyDelete
  11. aku suka pindang patin Mbk.. apalgi ikannya segar gitu... woww... yummy...

    ReplyDelete
  12. Wuih lemak ini apalagi langsung dari pancingan. Lebih manis dan lezat

    ReplyDelete
  13. Udah lama banget gak makan pindang patin. Kok jadi laper yaa

    ReplyDelete

Auto Post Signature

Auto Post  Signature