Bercerita Dengan Tulisan

Ibu adalah sekolah utama, bila engkau mempersiapkannya, maka engkau telah mempersiapkan generasi terbaik.

7 LANGKAH INPUT NILAI E-RAPORT DENGAN BAIK DAN CEPAT

Wednesday, December 22, 2021

Musfirawati, M.Pd 

Wakil kepala SMPN 21 Kota Bengkulu Bidang Kurikulum



Assalamu'alaikumWr. Wb.


E-RAPOR     

        Penerapan e-rapor pada sekolah tingkat SMP dan SMA sudah dimulai sejak tahun 2018. Sedangkan di sekolahku SMPN 21 Kota Bengkulu, baru menerapkan e-rapor di tahun ini 2021. Secara planing sekolah, e-rapor sudah mau digunakan sejak awal tahun dimulai e-rapor. Akan tetapi terdapat beberapa kendala secara teknis terjadi dilapangan sehingga e-rapor baru bisa diterapkan di tahun pelajaran 2021-2022.

    

SDM MAMPU IT       

        Dari segi kemampuan sumber daya manusianya yakni guru dan staf di SMPN 21 tidak ada kendala dalam merespon hal-hal baru yang berhubungan dengan IT atau digitalisasi. Insyaallah SDM yang ada siap untuk melakukan perubahan sistem pendidikan yang milineal. Data hasil wawancara kemampuan SDM yang ada di SMPN 21 Kota Bengkulu terhadap IT terdapat 95% SDM yang ada bisa menggunakan komputer dengan baik.

        

TUJUAN E_RAPOR       

        Penerapan e-rapor ini pada prinsipnya adalah untuk lebih menanamkan integritas bagi para guru dalam memberikan penilaian hasil belajar siswa di kelas. Integritas yang tinggi terhadap tugas yang ada, kalau memang nilai siswa itu baik, ya baik. Sedangkan kalau nilai siswa tidak bagus itu berarti proses belajarnya yang harus diperbaiki, bukan nilai yang diperbaiki.

        

        E-rapor tujuannya bukan saja menjaga integritas guru dalam pemberian nilai, tetapi juga membangun akuntabilitas sekolah. Aplikasi e-rapor ini sudah terintegrasi dngan aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang ada di Kemendikbud.

        

        Data yang ada sudah langsung disingkonkan dengan Dapodik yang ada di Dikdasmen. Misalnya di SMPN 21 nama Fira nilainya 6 maka itu memotret kondisi riil siswanya. nilai yang sudah terekam oleh Dapodik tidak bisa dirubah ataupun diedit lagi.


RENCANAKAN DENGAN BAIK       

Tiga hari dari tanggal 9 sampai tgl 11 Desember 2021. input nilai e-rapor siswa-siswi smpn 21 tuntas tas tas dengan sempurna. Disaat yang sama sekolah lain pada belum memulai input nilai dikarenakan adanya perubahan kebijakan tentang waktu pembagian rapor dan ketentuan waktu libur semester ganjil dari pemerintahan pusat. Kondisi ini yang membuat banyak sekolah-sekolah yang mengundur penjadwalan input nilai e-rapor. Sedangkan di SMPN 21 tetap dengan jadwal yang telah dirancang oleh kurikulum sebulan sebelumnya. Alhamdulillah kamipun bisa melaksanakan agenda lainnya yakni In House Training peningkatan mutu guru dalam proses KBM dan evaluasi hasil belajar siswa.


7 LANGKAH INPUT E_RAPOR DENGAN CEPAT

            Ada beberapa hal yang menjadi catatan penting bagi kami bidang kurikulum sekolah sehingga dapat mencapai target kinerja sesuai planing kurikulum sekolah, terkhusus dalam menginput nilai e-rapor:

1. Melakukan rancangan proses KBM dan Evaluasi Hasil Belajar siswa secara bersama-sama oleh semua guru, staf dan pemberi kebijakan atau pihak pimpinan sekolah.

2. Semua pihak, pimpinan, guru, staf dan siswa akan berkomitmen melakukan proses KBM dengan baik seperti yang sudah dirancang bersama.

3.  Kepala sekolah dalam hal ini diwakili oleh wakil bidang kurikulum melakukan kontroling proses KBM setiap satu bulan, yakni melakukan penagihan nilai bulanan siswa, baik nilai pengetahuan maupun nilai keterampilan kepada semua guru bidang studi setiap jenjangnya.

4. Hasil Belajar siswa, didokumentasikan dengan baik oleh guru mata pelajaran, wali kelas, guru BK dan bidang kurikulum, sesuai dengan format yang telah di rancang sehingga disaat input nilai e-rapor guru mata pelajaran bisa melakukan impor nilai dengan baik dan cepat.

5. Setiap Hasil belajar siswa yakni nilai bulanan siswa, guru mata pelajaran mengevaluasi siswa yang nilainya masih rendah atau di bawah KKM sehingga siswa tersebut di panggil dan dicari permasalahan kenapa nilainya masih rendah masih dibawa KKM. Siswa dipanggil untuk melakukan remedial atau perbaikan proses belajar dan diambil nilai kembali. Masalah siswa tersebut dikomunikasikan ke wali kelas dan guru BK, jika masalahnya sudah luamayan berat maka dilakukan pemanggilan orang tua atau wali siswa untuk dibicarakan solusi secara bersama untuk kebaikan masa depan pendidikan siswa tersebut.

6. Teknis pengisian e-rapor dilakukan dengan cara kerjasama yang baik dan kompak diantara pimpinan, guru, staf TU, Operator, teknisi komputer dan teknisi jaringan, serta semua warga sekolah.

7. Nilai e-rapor diisi bersama-sama sesuai jadwal yang ada. Kita laksanakan dengan enjoy dan happy, dengan niat yang ikhlas melaksanakan kinerja sebagai pendidik, tenaga kependidikan atau ASN yang profesional.


        Nah....itulah 7 langkah yang telah kami lakukan di SMPN 21 Kota Bengkulu dalam melaksanakan penginputan hasil belajar siswa di aplikasi e-rapor.


Semoga bermanfaat yaa.....

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

SEKOLAHKU BEKEN SMP NEGERI 21 KOTA BENGKULU

        

PRINSIP-PRINSIP SENI RUPA (MENGGAMBAR)

Wednesday, August 11, 2021

Assalamu'alaikum Wr Wb        

        Menggambar memiliki beberapa prinsip yang harus dipahami, yaitu prinsip komposisi. Prinsip komposisi mampu menimbulkan keseimbangan, kesatuan, irama, dan keselarasan dalam suatu karya.


a. Keseimbangan

        Keseimbangan berkaitan dengan bobot atau berat ringannya peletakan suatu benda. Untuk memperoleh keseimbangan, dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya dengan membagi bagian permukaan menjadi dua bagian yang sama. Keseimbangan semacam ini disebut keseimbangan simetris. Adapun keseimbangan asimetris adalah keseimbangan yang diperoleh dengan tidak mempertimbangkan bentuk kanan dan kiri sebagaimana keseimbangan simetris.  


b. Kesatuan

        Kesatuan adalah susunan elemen-elemen yang membangun suatu objek agar tertata dengan rapi, menurut yang semestinya. Kesatuan merupakan gabungan antar bagian yang utuh.


c. Irama 

        Irama dalam suatu karya seni terjadi melalui pengaturan unsur-unsur rupa, baik garis, raut, warna, tekstur, ruang, maupun gelap terang secara berulang. Irama dalam karya seni rupa dapat diupayakan melalui pengulangan, pergantian, perubahan ukuran, dan gerakan mengalun.


d. Keselarasan (Harmoni)

        Keselarasan sering disebut harmoni atau keserasian. Sesuatu dapat dikatakan selaras atau serasi apabila menimbulkan kesamaan, kesesuaian, dan tidak adanya pertentangan. Dalam karya seni, keserasian dapat tercipta dengan menata unsur yang sama, sesuai, dan tidak ada perbedaan yang mencolok.


e. Kontras

        Kontras adalah variasi bentuk yang sangat berbeda pada suatu gambar. Adanya kontras menjadikan suatu gambar tidak terasa menoton. Misalnya, sederetan bentuk lengkung atau silindris yang diselingi bentuk persegi, kemudian terulang kembali pada deretan berikutnya sampai beberapa kali.


f. Pusat Perhatian (Aksentuasi)

        Dalam suatu karya seni, tentu ada bagian tertengtu yang mampu menarik perhatian. Bagian yang menarik perhatian semacam itu disebut penekanan atau pusat perhatian. Penekanan adalah bagian gambar yang dibuat berbeda atau menonjol sehingga mampu menarik perhatian banyak orang atau menjadi pusat perhatian.


Tugas untuk siswa kelas VII :

1. Tulis komentar nama lengkap dan kelas kamu di kolom komentar di bawah tulisan ini!

2. Carilah contoh gambar yang memiliki keseimbangan simetris dan keseimbangan asimetris. Gambar bisa kalian lihat di google atau di majalah atau di foto sendiri.

3. Contoh gambar tersebut kalian foto atau rekam dan dikirim ke telegram pribadi ummi!

Selamat belajar dan mengerjakan tugas, jangan lupa tetap menjaga kesehatan ya.


TERIMA KASIH!

Wassalamu'alaikum Wr Wb.

UNSUR-UNSUR SENI RUPA

Wednesday, August 4, 2021

     Oleh Musfirawati, M.Pd



Dalam membuat karya seni rupa, misalnya menggambar atau melukis, ilmu dasar yang mesti dimiliki adalah unsur-unsur senirupa. Diantaranya: titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, dan gelap terang.

        Pada tulisan kali ini saya akan menjelaskan secara rinci ketujuh unsur di atas.


1. Titik

    Unsur paling dasar dalam menggambar adalah titik. Unsur titik akan sangat berarti pada seni rupa apabila cukup banyak atau ukurannya diperbesar hingga menjadi bentuk bintik. Kita dapat membuat karya seni rupa melalui titik.


2. Garis

    Garis merupakan unsur dalam seni rupa yang menjadi awal perwujudan karya.Unsur ini adalah goresan atau tarikan dari satu titik ke titik lai. Bentuk garis dapat menimbulkan kesan beragam yang disebut sifat atau karakter garis. beberapa sifat atau karakter garis, yaitu garis lurus (kesan kaku, tegas, dan keras) garis lengkung (kesan lembut dan lentur) Garis spiral (kesan luwes).


3. Bidang

    Unsur bidang dalam seni rupa adalah suatu garis yang dipertemukan ujung pangkalnya. Ada beberapa jenis bidang, misalnya bidang geometris (segitiga, persegi, persegi panjang) dan bidan nongeometris (bentuk-bentuk alami). permukaan dari sebuah bidang adalah datar.


4. Bentuk

    Unsur bentuk dalam seni rupa tersusun dari gabungan bidang-bidang. Hal ini dapat dilihat pada bentuk kotak yang terwujud dari penyatuan enam sisi bidang. Unsur bentuk selalu berkaitan dengan benda, baik alami maupun buatan. Ada beberapa macam bentuk, yaitu kubistis, silindris, bola, limas, prisma, kerucut (semua geometris) dan nongeometris. Unsur bentuk dapat diwujudkan pada seni patung, arsitektur, interior, dan kriya.


5. Warna

    Warna adalah kesan yang diperoleh mata dari cahaya yang dipantulkan oleh benda-benda yang dikenalinya. warna mampu memberikannunsa bagi terciptanya karya seni. Karya seni akan terlihat lebih menarik setelah diberi warna. Warna dapat memberikan kesan tertentu. Warna gelap cenderung memberikan kesan berat. Sebaliknya, warna terang akan memberikan kesan ringan.

    Warna yang digunakan dalam pembuatan suatu benda seni dapat berupa warna primer, sekunder, atau tersier.

a. Warna primer adalah warna dasar, bukan campuran dari warna lain yakni warna merah, kuning, dan biru.



b. Warna sekunder adalah warna yang terbentuk dari dua warna primer, yakni warna oranye, hijau, dan ungu.

c. Warna tersier adalah warna yang terbentuk dari campuran warna sekunder dan primer, yakni warna cokelat muda dan cokelat tua.


6. Tekstur

        Tekstur adalah nilai raba terhadap suatu permukaan benda secara visual. Tekstur terdiri atas dua jenis sebagai berikut:

a. Tekstur nyata

Tekstur nyata adalah tekstur yang tampak kasar dan memang kasar jika diraba. Tekstur yang tampak halus bila diraba ternyata memang halus. Contoh tekstur nyata, yaitu batang kayu, kacs, plastik, dan batu.

b. Tekstur semu

Tekstur semu adalah tekstur yang terlihat kasar bila diraba ternyata halus atau terlihat halus ternyata kasar. Tekstur ini hadir karena adanya unsur gelap terang atau perspektif. Tekstur juga dapat menimbulkan kesan berat dan ringan. Misalnya, sebuah kubus dari besi yang berat bila permukaan luarnya dilapisi karton akan memberi kesan ringan dan kosong.


7. Gelap terang

        Unsur gelap terang timbul karena adanya perbedaan intensitas cahaya yang jatuh mengenai permukaan benda. Bagian bebnda yang terkena cahaya akan tampak terang, sementara bagian yang tidak terkena cahaya akan tampak gelap.


Tugas untuk siswa-siswiku kelas VII

1. Baca dengan baik tulisan materi tentang unsur-unsur seni rupa (Unsur-unsur menggambar) di atas.

2. Buatlah warna sekunder dengan menggunakan cat air, di foto atau di videokan hasilnya, kirim ke telegram pribadi ummi fira ya....


Selamat belajar siswa-siswiku, jangan lupa tersenyum dan berbahagia ya....

Sekian terima kasih




HIKMAH KISAH HARUT DAN MARUT

Friday, March 19, 2021


SATU ISI KANDUNGAN AL-QUR’AN ADALAH QOSHAHSH

 ( KISAH-KISAH YANG TERDAPAT DALAM AL-QUR’AN)

Tujuannya adalah IBRATULLI ULIL ALBAB


لَقَدْ كَانَ فِي قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبَابِ  (يوسف:111)    

                       

SALAH SATU QISAH DALAM AL-QURAN YANG PERLU KITA AMBIL PELAJARAN ADALAH QISAH HARUT DAN MARUT

 

·       FIRMAN ALLAH DALAM AL-BAQAROH: 102


وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّى يَقُولَا إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ وَمَا هُمْ بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ وَلَقَدْ عَلِمُوا لَمَنِ اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الْآَخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْا بِهِ أَنْفُسَهُمْ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُون [البقرة: 102) 

                                                                           

Artinya :

………. Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. ….(Q.S. Al-Baqarah: 102).

             

Ayat di atas menyebutkan sekaligus menceritakan kisah dua orang malaikat yang bernama Harut dan Marut. Para ulama berbeda pendapat dalam memahami siapa Harut dan Marut tersebut. Ada yang memahaminya dalam arti dua orang manusia yang sedemikian taat kepada Allah, sehingga keduanya dinamakan malaikat. Ada juga yang memahami bahwa mereka benar-benar malaikat.

            

Khutbah Jum’at kali  ini akan membahas siapa  kedua malaikat yang bernama Harut dan Marut tersebut, serta mengapa dan untuk apa mereka hadir ke pentas bumi ini, dan apa hikmah yang perlu kita ambil.

           

    Konon, ketika Allah S.W.T. ingin menciptkan manusia (Nabi Adam) sebagai khalifah di muka bumi, para malaikat “protes”  dan “tidak setuju” dengan rencana Allah tersebut. Secara bersama-sama mereka menyampaikan “unek-“unek” kepada Allah.


وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ (البقرة:30       


Artinya:

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui".( Q.S. Al-Baqarah: 30).

 

Dari ayat di atas dapat diapahami bahwa para malaikat menduga dan menganggap bahwa malaikat lebih wajar menyandang tugas sebagai khalifah tersebut dari Adam dan anak cucunya, karena  mereka sudah lama beribadah dan mensucikan  Allah, mengapa harus manusia (diciptakan saja belum) yang dipilih oleh Allah untuk menjadi kahalifah di bumi. 

            

``    Untuk  menanggapi unek-unek tersebut, maka Allah ingin membuktikan kekeliruan para Malaikat melalui ujian lisan dan tertulis.


وَعَلَّمَ آَدَمَ الْأَسْمَاءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلَائِكَةِ فَقَالَ أَنْبِئُونِي بِأَسْمَاءِ هَؤُلَاءِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ (31) قَالُوا سُبْحَانَكَ لَا عِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ (32) قَالَ يَا آَدَمُ أَنْبِئْهُمْ بِأَسْمَائِهِمْ فَلَمَّا أَنْبَأَهُمْ 

بِأَسْمَائِهِمْ قَالَ أَلَمْ أَقُلْ لَكُمْ إِنِّي أَعْلَمُ غَيْبَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَأَعْلَمُ مَا تُبْدُونَ وَمَا كُنْتُمْ تَكْتُمُونَ (البقرة:33 ) 


Artinya:

Dia ( Allah ) mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar( dalam dugaanmu)!" Mereka menjawab: "Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana” ( Q.S. Al-Baqarah:31-32).


 Para malaiakat mengaku tidak mengetahui (nama-nama benda di surga), dan dengan demikian terbuktilah kekeliruan dugaan mereka apalagi setelah Nabi Adam  berhasil menyampaikan nama-nama benda-benda disurga, yang tidak diketahui oleh malaikat tersebut.


            Konon, setelah para malaikat melihat ulah manusia di bumi yang mengakibatkan kerusakan dan pertumpahan darah terutama setelah terjadinya pembunuhan pertama dari anak Adam (Qabil dan Habil), mereka kembali mengecam “ khalifah “ itu dan menduga bahwa malaikat lebih wajar menyandang tugas tersebut dari pada Adam dan anak cucunya. Inilah unek-unek malaikat yang kedua.


            Untuk membuktikan kekeliruan unek-unek yang kedua ini, Allah menguji  para malaikat dalam bentuk praktek. Para malaikat dipersilahkan memilih dua malaikat mewakili mereka melaksanakan tugas kekhalifahan di muka bumi. Terpilihlah Harut dan Marut. Dibumi keduanya mengahadapi banyak godaan sebagaimana  halnya godaaan terhadap manusia. Ternyata keduanya tergelincir menghadapi rayuan. Konon oleh rayuan wanita, sehingga mereka juga mabuk minuman keras, berbuat zina dan membunuh manusia. Sekelumit kisahnya diceritakan panjang lebar dalam berbagai kitab tafsir.


            Kisah ini dipahami oleh sebagian ulama  sebagai kisah simbolik, tamtsil dan ibarat (pelajaran) bagi kehidupan manusia. Manusia biasanya menduga dirinya lebih pandai dan lebih benar dari pihak lain yang sedang melaksanakan satu tugas dalam satu arena, misalnya pemerintahan atau lapangan permainan. Bukankah pemain seringkali dinilai salah dan keliru oleh penonton? Bukankah kelompok oposisi seringkali menganggap kebijaksanaan pemerintah keliru? Tetapi penilaian mereka tidak selalu benar. Persilahkanlah penonton bermain, berilah kendali pemerintahan kepada penentang, tidak jarang terbukti bahwa dugaan mereka tentang kemampuannya dan ketidakmampuan pihak lain, ternyata sangat meleset. Tidak jauh berbeda dengan dengan para malaikat yang diwakili oleh Harut dan Marut itu. Kisah ini juga mengajarkan agar kita jangan mudah menyalahkan dan hanya pandai mengkritik orang lain tanpa solusi. Belum tentu jika kita berada dalam posisi orang yang kita kritik akan lebih baik dari keadaan mereka. Demikian Wallahu ‘alam. 


 Hikmah:

  1. Jangan mudah menyalahkan orang lain tanpa solusi. Jika kita berada pada posisi tersebut belum tentu kita juga bisa.
  2. Beruntunglah orang yang sibuk memikirkan aib diri sendiri dan tidak sempat mencari aib orang lain. HASIBU ANFUSAKUM QABLA AN TUHASABU
  3. Jangan mengejek/meremehkan orang lain, bisa jadi mereka lebih baik dari yang mengejek.
  4. Minuman keras berbahaya, jangankan manusia malaikat saja, bisa tergoda membuat dosa dengan diawali minuman keras.  

 

WALLAHU ‘ALAM   

Oleh:  Dr. H. Rozian karnedi, M.Ag

Disampaikan pada khutbah Jum'at di beberapa mesjid di Kota bengkulu, diantaranya : Mesjid Al-Istiqomah Padat karya, Mesjil Al Muawanah Pagar Dewa, mesjid Ar Rahman pagar Dewa, Mesjid Al-Istiqomah Kebun Tebeng Pada Tahun 2021

DARI CEMILAN RUMAHAN HINGGA BEROMSET PULUHAN JUTA RUPIAH

Friday, March 12, 2021

Ommey Keripik Kulit Tenggiri


Siapa yang nggak kenal dengan rasa Ommey, rasanya khas rasa krenyes-krenyes bikin nagih. Ommey ini terbuat dari bahan kulit ikan tenggiri 



5 DOKUMEN YANG HARUS DIPERSIAPKAN UNTUK MELAKUKAN SERFTIFIKASI HALAL PRODUK

Friday, March 5, 2021


Sertifikasi halal produk mesti dimiliki setiap produk UMKM, karena akan menaikkan pristise suatu produk, dan ini akan berdampak besar baik bagi sipelaku usaha ataupun bagi konsumen produk tersebut.

Kenapa demikian? Yah walaupun negara kita mayoritas muslim, tetapi sertifikat halal produk mesti dimiliki setiap produk yang beredar. Siapapun yang datang ke negara kita, akan merasa nyaman dan aman jika mengkonsumsi produk yang sudah ada label halal MUI nya. Begitu juga si pelaku usaha akan tenang dan tidak was-was akan terjadi hal yang tidak diinginkan jika produk yang beredar sudah memiliki sertifikat halal MUI.

Khusus produk UMKM yang memiliki legalitas lengkap seperti P-IRT dan Sertifikasi Halal MUI, akan banyak mendapat kesempatan berupa fasilitas pengembangan usaha, baik moril maupun materi, baik dari pemrintah maupun instansi-instansi mitra lainnya seperti Bank Indonesia.  

Berikut ini ada 5 Dokumen yang harus dipersiapkan untuk melakukan sertifikasi halal produk, Diantaranya:

1. Data pelaku Usaha:

a. NIB atau dokumen ijin lainnya (SIUP, TDP)

b. NPWP

c. Akta Notaris

d. KK dan KTP Penanggungjawab Pelaku Usaha

e. Bagi Importir : API/API-U/API-P

2. Nama dan Jenis Produk

Surat izin edar yang dikeluarkan kementrian/lembaga terkait 

3. Daftar Produk dan Bahan

4. Proses Pengolahan Produk

5. Dokumen Sistem Jaminan Halal (SJH)


Auto Post Signature

Auto Post  Signature