Top Social

FIRA KAHAR

Ibu adalah sekolah utama, bila engkau mempersiapkannya, maka engkau telah mempersiapkan generasi terbaik.

14 TAHUN ANNIVERSARY 12 SEPTEMBER 2004-12 SEPTEMBER 2018

Wednesday, August 29, 2018

ketika itu, ijab kabul bernilai sah di depan saksi tepatnya di desa Rigangan Padang Guci kabupaten kaur, 12 September 2004, sejak itulah pertama kalinya tanganmu menyentuh tanganku, dan tanganku menyentuh tanganmu. 

Ketika itu pemandu acara prosesi pernikahan bicara "Dipersilahkan kepada mempelai pria untuk memasangkan cincin ke jari mempelai wanita". Waktu itu aku duduk di pojok berjarak sekitar 3 meter di belakangmu. Aku duduk diantara Ibuku dan Ibumu. dirimu sedikit menoleh kebelakang untuk memastikan dimana posisiku berada. 

Seseorang membantumu membuka dan mengeluarkan cincin dari kotak yang cantik berwarna putih, kamupun mengambil cincin itu dan mulai berjalan mendekatiku. Selangkah, dua langkah dan langkah selanjutnya menjadikan dirimu sudah berdiri pas di hadapanku, terlihat cincin bermotif buliran pasir di tangan kananmu, sepertinya sudah siap untuk dipasangkan ke jariku, tanpa diperintah dan dipandu lagi, akupun mengangkat tangan kananku dan kuulurkan kepadamu. Setelah cincin terpasang di jari manis tangan kananku. spontan kuambil tangan kananmu, kucium penuh takzim. Subhanallah aku sudah menjadi istri laki-laki pemilik tangan ini, dia sudah sah menjadi imamku, dialah laki-laki pilihan Allah untukku. Pas setahun kumemohon kepada Allah untuk deberikan jodoh orang yang baik, orang yang sholeh, yakni seorang laki-laki yang akan menjadi imamku dalam melangkah menjalani hidup sepanjang waktu, seorang laki-laki yang akan menjadi imam di keluargaku nantinya.

Ada yang terkira bagaimana perasaanku kala itu? Kamu yang baru aku kenal dua bulan yang lalu lewat seorang Murobbi alias guru ngajiku, hari ini pun adalah hari ke empat kalinya kita bertemu yakni hari ijab kabul, berpindahnya tanggung jawab atas diriku, dari tanggung jawab seorang Ayah beralih ke dirimu sang suami dengan ikatan suci, dengan mistaqan ghalizan lansung bersaksi kepada Allah yang disaksikan oleh keluargamu dan keluargaku serta kerabat karib dan masyarakat sekitar.

Di ruangan besar empat kali delapan, di rumahku beralaskan permadani hijau dengan motif flora berwarna putih, wajahku merona merah dan tanganku sedikit gemetar ketika dirimu memasangkan cincin bermotif buliran pasir ke jariku, kuliahat jelas di mataku bahwa tanganmu ikut gemetar, karena kuselalu tertunduk tak sempat memandang wajahmu ketika itu.

Disekeliling kita berdua mata semua orang tertuju ke arah kita berdua, ada yang tersenyum, ada yang masih terisak sejak proses ijab kabul tadi, ada yang terpaku memandang seperti sedang bernostalgia dimasa lalu, ada juga yang menatap dengan tatapan yang 


#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY8
Post Comment
Post a Comment

Auto Post Signature

Auto Post  Signature