Top Social

FIRA KAHAR

Ibu adalah sekolah utama, bila engkau mempersiapkannya, maka engkau telah mempersiapkan generasi terbaik.

Hadiah Penguat Cinta

Tuesday, July 9, 2019
Hadiah, Penuh Sesak, Ulang Tahun
pixabay.com
Assalamu'alaikum Wr Wb

Kado Adalah Hadiah

Mendengar kata hadiah semua pada senang ya, termasuk diriku dan kamu. 
Kesan yang ada pada hadiah selalu memberikan perdamaian, rasa cinta dan penghargaan dari yang memberi kepada yang diberi hadiah.

Mendapatkan hadiah berarti akan mendapatkan sesuatu dari orang lain. Biasanya yang namanya hadiah itu merupakan sesuatu hal yang baik dan bermanfaat untuk orang yang kita beri hadiah.

Ajaran agama menganjurkan kita agar memberi dan menerima hadiah karena pengaruh hadiah sangatlah besar dalam meraih kecintaan dan kasih sayang diantara sesama.
Pernah mendengar sebuah hadis Rasulullah Saw yang artinya:

"Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai" (HR. al-Bukhari, al-Adab al-Mufrid)

Hadis ini sangatlah menyentuh dan mengetuk hatiku.
Hmm...pantesan ya kalau mendapat hadiah itu hati jadi senang dan bahagia. Kalau aku ya, kalau mendapat hadiah, sebelum dibuka dan dilihat hadiahnya pertama yang kucari dan kutanya adalah tuliasan dari siapa hadiah ini. kalau gak ada tulisannya hatiku kan terus penasaran sampai mengetahui siapa pemberi hadiah tersebut. Nah, setelah mengetahui siapa pemberi hadiah, hatiku kan damai banget terhadap orang tersebut, rasa sayang itu mucul seketika dan bertaburan. He he he.
Aku ngerasa termasuk orang yang sering mendapatkan hadiah dari mana-mana dan tak disangka-sangka. Yang paling sering kuterima hadiah dari suami tercinta, beliau itu kalau bepergian suka bawa sesuatu untuk ku, anak-anak dan keluarga. Bagiku itu adalah hadiah dari suami walaupun kutau bahwa suami juga dapatnya dari hadiah orang lain, hihi...hadiah estapet ya...
Dengan seringnya suami membawa hadiah, otomatis aku dan anak-anak makin sayang dan cintaaaa....tuh buat para suami agar sering-seringlah memberi hadiah untuk istri dan anak-anaknya agar sayang dan cinta mereka semakin bertaburan.
Kotak, Hadiah, Hadir, Hari Natal
pixabay.com

Bolehkah Menolak Hadiah

Menerima hadiah itu hukumnya wajib ya, gak boleh ditolak. Emangnya ada orang suka menolak hadiah? rugi banget tuh.
Ada hadisnya melarang untuk menolak hadiah. Rasulullah bersabda :
"Penuhilah undangan orang yang mengundang, janganlah menolak hadiah..." (HR. Ahmad dan al-Bukhari)

Rajin memberi hadiah akan menimbulkan rasa cinta.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, tahaadu tahaabbu,
تَهَادَوْا تَحَابُّوا
Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai.” (HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrod, no. 594. Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa’, no. 1601. Syaikh Musthofa Al-‘Adawi dalam catatan kaki Fiqh Al-Akhlaq menyatakan bahwa sanad haditsnya hasan dengan syawahidnya)
Juga ada hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
تَصَافَحُوْا يَذْهَبُ الغِلُّ ، وتَهَادَوْا تَحَابُّوا ، وَتَذْهَبُ الشَحْنَاءُ
Saling bersalamanlah (berjabat tanganlah) kalian, maka akan hilanglah kedengkian (dendam). Saling memberi hadiahlah kalian, maka kalian akan saling mencintai dan akan hilang kebencian.” (HR. Malik dalam Al-Muwatha’, 2/ 908/ 16. Syaikh Al-Albani menukilkan pernyataan dari Ibnu ‘Abdil Barr bahwa hadits ini bersambung dari beberapa jalur yang berbeda, semuanya hasan)


Sumber https://rumaysho.com/15422-21-faedah-tentang-hadiah.html
Para ulama' memahami hadis ini bahwa Nabi saw mengecam tindakan menolak hadiah dikalangan sesama muslim. Bila seseorang diberi hadiah, wajib baginya untuk menerimanya dan tidak menolaknya sebab hadiah dapat melahirkan kecintaan dan menghilangkan rasa dendam.
Salah satu hadiah yang tidak pernah ditolak Nabi saw adalah wewangian.
"Siapa saja yang dihadiahi 'Raihan' , maka janganlah menolaknya sebab ia ringan dibawa namun sedap baunya." (HR. Muslim).

Wah pantesan setiap orang yang pulang dari haji ataupun umroh suka sekali memberi hadiah minyak wangi atau parfum. Begitu juga di Madinah dan Mekah, para penjual ataupun pedagang di sana sering menganjurkan dan menawarkan pada pengujung untuk membeli parfum sebanyak-banyaknya untuk dibawa ke kampung halaman.

Aku dan Suami juga melakukan hal itu, setiap pulang dari Haji dan Umroh, yang paling banyak dibeli adalah parfum yang dikemas dengan botol kecil-kecil agar banyak yang kebagian. parfum pavorit suami adalah Seribu Bunga sedangkan diriku parfum Kesturi.
Botol, Parfum, Wadah
pixabay.com

Nilai Sebuah Hadiah

Saking dianjurkannya memberi hadiah menilai sebuah hadiah bukan pada besar kecilnya atau nilai materinya akan tetapi lebih pada nilai maknawinya. ada juga hadisnya ya yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra :


“Wahai para wanita kaum muslimin, janganlah ada seorang tetangga meremehkan pemberian tetangganya yang lain sekali ia (pemberian tersebut) berupa ujung kuku (teracak) unta.” (HR.al-Bukhari).

Kalau dilihat materinya apalah arti ujung kuku ya, tapi kita yang menerimanya tidak boleh meremehkannya.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, tahaadu tahaabbu,
تَهَادَوْا تَحَابُّوا
Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai.” (HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrod, no. 594. Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa’, no. 1601. Syaikh Musthofa Al-‘Adawi dalam catatan kaki Fiqh Al-Akhlaq menyatakan bahwa sanad haditsnya hasan dengan syawahidnya)
Juga ada hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
تَصَافَحُوْا يَذْهَبُ الغِلُّ ، وتَهَادَوْا تَحَابُّوا ، وَتَذْهَبُ الشَحْنَاءُ
Saling bersalamanlah (berjabat tanganlah) kalian, maka akan hilanglah kedengkian (dendam). Saling memberi hadiahlah kalian, maka kalian akan saling mencintai dan akan hilang kebencian.” (HR. Malik dalam Al-Muwatha’, 2/ 908/ 16. Syaikh Al-Albani menukilkan pernyataan dari Ibnu ‘Abdil Barr bahwa hadits ini bersambung dari beberapa jalur yang berbeda, semuanya hasan)


Sumber https://rumaysho.com/15422-21-faedah-tentang-hadiah.html
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, tahaadu tahaabbu,
تَهَادَوْا تَحَابُّوا
Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai.” (HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrod, no. 594. Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa’, no. 1601. Syaikh Musthofa Al-‘Adawi dalam catatan kaki Fiqh Al-Akhlaq menyatakan bahwa sanad haditsnya hasan dengan syawahidnya)
Juga ada hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
تَصَافَحُوْا يَذْهَبُ الغِلُّ ، وتَهَادَوْا تَحَابُّوا ، وَتَذْهَبُ الشَحْنَاءُ
Saling bersalamanlah (berjabat tanganlah) kalian, maka akan hilanglah kedengkian (dendam). Saling memberi hadiahlah kalian, maka kalian akan saling mencintai dan akan hilang kebencian.” (HR. Malik dalam Al-Muwatha’, 2/ 908/ 16. Syaikh Al-Albani menukilkan pernyataan dari Ibnu ‘Abdil Barr bahwa hadits ini bersambung dari beberapa jalur yang berbeda, semuanya hasan)


Sumber https://rumaysho.com/15422-21-faedah-tentang-hadiah.html
1 comment on "Hadiah Penguat Cinta"
  1. Emang dianjurkan bagi2 kado ya .biar nyenangi hati seseorang dikit hehe

    ReplyDelete

Auto Post Signature

Auto Post  Signature