Top Social

FIRA KAHAR

Ibu adalah sekolah utama, bila engkau mempersiapkannya, maka engkau telah mempersiapkan generasi terbaik.

DITINGGAL TIGA ANAK KE NEGERI SEBERANG

Thursday, December 17, 2020
Tiga orang anak kami berangkat ke negeri seberang: Rosikhan, Rusydan dan Nadhirah


Pendidikan Anak Prioritas Utama


        Sudah bulat kata sepakat saya dan suami bahwa pendidikan anak adalah prioritas kami dalam segala urusan. Tidak ada masalah yang paling tinggi diantara kami berdua selain masalah anak-anak, baik itu kebutuhan sandang, pangan, dan papan. Diantara banyaknya kebutuhan hidup di dunia ini, bahwa hal pendidikan anak adalah prioritas kami dalam segala kebijakan.


        Proses pendidikan anak dilakukan dari dalam rahim sudah dimulai, dengan cara seorang suami mesti ikut menjaga anak yang ada di dalam kandungan istri, dengan cara memenuhi kebutuhan nutrisi janin maupun ketenangan bathin sang istri disaat hamil dan menyusui agar perkembangan janin atau bayi dapat sesuai dengan yang seharusnya. Setelah anak tumbuh dan berkembang anak-anak di fasilitasi dengan lingkungan yang baik dan fasilitas yang mendukung sesuai usiannya, diantaranya buku bacaan yang baik dan mendidik sesuai usiannya. selanjutnya tibalah saatnya menyekolahkan anak pada tempat yang sefikrah dengan visi-misi dalam mendidik anak di rumah. jangan sampai kita menyekolahkan anak di tempat yang tidak sama dngan cara penerapan pendidikan di rumah, karena akan berakibat fatal pada pemahaman anak, anak akan bingung dan ragu akan hal-hal yang benar dan salah dalam kehidupan. Rumah adalah lingkungan pendidikan yang utama yang akan membentuk pemahaman dan karakter anak. Sedangkan sekolah adalah lingkungan kedua, tempat anak-anak berkembang dan bertumbuh sesuai fitrahnya. Jika kedua lingkungan ini baik dan sejalan maka setelah dewasa anak-anak tersebut akan menjadi pribadi yang kokoh dan mantap dalam bermasyarakat, dimanapun berada dan apapun profesinya kelak.


Pondok Pesanten Adalah Tempat yang Tepat 


        Sudah hal keniscayaan yang kami pilih bahwa Pondok Peantren-lah tempat kami menitipkan anak untuk menuntut ilmu diusia anak-anak menuju usia remaja atau usia baligh. Banyak hasil penelitian mengatakan bahwa diusia ini adalah usia yang sangat rentan dalam mendidik manusia, karena usia ini  adalah usia peralihan dari anak-anak menuju remaja, yang biasanya seusia ini anak-anak mulai menunjukan egosentris ke Akuannya sangat tinggi.  Energi dan semangat manusia diusia ini sangat optimal dang mengebu-gebu, kalaulah kita sebagai orangtua tidak bisa mengisi, mendampingi dan mendidiknya, bisa-bisa mereka akan salah jalan. Jiwa mereka sangat semangat dan termotivasi akan hal yang baru-baru, semua ingin mereka ketahui dan ingin mereka coba. Kami khawati tidak bisa memfasilitasi dan mendampingi mereka selama 24 jam maka sudah keputusan kami bahwa anak-anak mesti belajar di pondok pesantren. 


        Pertimbangan yang lainnya bahwasanya Ilmu dunia bisa didapat dari banyak sumber tapi ilmu akhirat mesti di dapat dengan cara mondok dan berguru. Pondok Pesantren adalah tempatnya berguru untuk belajar banyak dan mendalami ilmu agama.


Rombongan Bengkulu disambut oleh pimpinan Pondok Dalwa


Belajar dari Perjalanan Hidup

        Aku sendiri yang punya latar belakang sekolah dari SD sampai ke peguruan tinggi yakni  sekolah umum, sangat kurasakan betapa minimnya ilmuku tentang ilmu agama ini....aku hanya dapatkan ilmu agama hanya kulit-kulitnya saja, sangat dangkal, Alhamdulillah....aku berjodoh dengan seorang laki-laki alumni Pondok, sehingga aku berasa nyaman dalam menjalani kehidupan di dunia ini. ada tempat bertanya dan belajar banyak tentang agama.....nah aku tak ingin anak-anak kami minim ilmu agamanya, karena ilmu agama adalah ilmu yang digunakan sepanjang hayat. Apalagi anak-anak kami 1 orang perempuan dan 5 orang laki-laki yang nantinya akan menjadi imam di keluarganya kelak, membimbing anak dan istrinya dalam menjalankan roda kehidupan di dunia hingga sampai Jannah-Nya.

        Dari perjalan proses pendidikan yang sudah kutempuh selama ini, sangatlah menjadi alasan bagiku untuk tidak membantah ketika suami menyampaikan padaku bahwa anak-anak kita, semuanya akan kita kirim ke pondok pada waktunya nanti.....waktu itu usia anak-anak kami masih balita.

        Selanjutnya nanti akan saya tulis di tulisan selanjutnya bahwa ada tiga hal yang mendasar  bagi kami, kenapa anak-anak kami titipkan semua ke Pondok Pesantren. Ikuti, komentari, sukai dan bagikan tulisanku ya....insyaAllah ada waktu lapang, sehat dan umur panjang, akan mengalir tulisan-tulisan berikutnya.....



Santri Baru Penghuni Kamar 29 Lantai 3 Dalwa Pusat


Jatuh Hati Pada Pondok Pesantren Dalwa


Silih berganti kami, Aku dan suamiku saling memberikan informasi tentang P0ndok pesantren yang kami ketahui, mulai dari pondok yang ada di daerah tempat kami tinggal, di daerah sekitarnya masih sepulau sumatera sampai ke pesantren di luar pulau atau di negeri seberang. Di jaman milenial, jaman digital sekarang ini sangatlah mudah bagi kita untuk mencari iformasi tentang profile sebuah Pondok Pesantren. 


            Berbagai jenis dan model pondok pesantren sudah kami telusuri, dan ada yang kami lihat langsung ke lokasinya. Semua pondok pesantren itu bagus dan berkualitas.....pembelajaran yang dilaksanakan dimasing-masing pondok pesantren sangat menyesuaikan dengan siapa pendirinya dan latar belakang pendidikan yang telah dilewati si pendiri pondok tersebut.


        Dari sekian banyak pondok yang kami lihat dan kami telusuri keberadaannya, akhirnya kami menemukan pondok pesantren yang menurut kami sangatlah cocok buat tempat kami menitipkan anak-anak untuk belajar mendalami ilmu agama. 


        Alhamdulillah....Pondok pesantren Darullughoh Wadda'wa atau Dalwa di Bangil Pasuruan Jawa Timur adalah pilihan kami dalam menitipkan anak-anak kami belajar di Pondok pesantren. 


        Akhirnya kamipun mengurus pendaftaran dan menyiapkan hal-hal yang dibutuhkan untuk bisa diterima di pondok pesantren pilihan hati kami. Kebetulan tahun 2019 adalah awal masa pandemic dengan adanya virus Covid 19. Hal ini menjadi kemudahan yang luar biasa bagi kami yang seharusnyaa tes penerimaan santri baru dilakukan di lokasi pondok pesantren Dalwa Jawa Timur, dengan adanya pandemic ini akhirnya tes dilakukan di daerah masing-masing. Betapa hal ini sangat meringankan kami para wali santri secara finansial dan waktu. Apalagi kondisiku dan suami yang sama-sama abdi Negara, sangatlah susah waktunya untuk berangkat ke luar daerah karena membutuhkan waktu berhari-hari, begitu juga dari kemudahan finansial sangatlah terbantu, apalagi anak kami ada tiga orang yang akan masuk ke pesantren Dalwa ini.


            Alhamdulillah proses tes, baik tertulis maupun wawancara dapat anak-anak lewati dengan lancar, hasilnyapun sesuai yang diharapkan, karena ketiganya Alhamdulillah diterima di ponpes Dalwa.


            Hari jum'at tanggal 27 November 2020, ketiga anak kami Rosikhan, Rusydan dan Nadhirah berangkat ke PP Darullughoh Wadda'wah beserta rombongan santri lainnya. Mereka ditemani oleh seorang ustadz perwakilan Dalwa untuk daerah Bengkulu dan seorang Dokter yang ditunjuk. Memang sangatlah berat rasanya berpisah dengan anak-anak. Tapi semuanya harus berjalan sesuai rencana, harus kuat menahan rindu dan gelisah karena kekhawatiran yang tinggi akan kemandirian anak-anak selama jauh dengan ortu. Tekat yang kuat dan keyakinan yang mantap mengokohkan semua, derai air mata dapat dibendung, gelisah dan khawatirpun dapat ditenangkan.


        Selamat jalan anak-anakku, selamat berjuang menuntut ilmu di negeri seberang. Umi tidak tau profesi apa yang akan kalian tekuni nantinya, tapi yang Umi daan Abuya tau bahwa kalian harus memiliki kepahaman yang kaffah akan ilmu agama sebagai bekal kalian sepanjang hayat dalam mengayuh roda kehidupan di dunia ini untuk keselamatan sampai ke jannahnya. Aamiin.......jadikan Cinta, Rindu Umi dan abuya sebagai energi yang bisa membakar semangat untuk belajar sungguh-sungguh selama di sana.....bye bye bye....see you☺


BUTUH AC, DAIKIN AJA , BELI DI CENTRAL ELECTRO BENGKULU

Thursday, October 29, 2020


Daikin adalah sebuah merk Air Conditioner (AC) yang berasal dari negara Jepang. Provinsi Bengkulu adalah daerah yang kecil, akan tetapi telah berhasil membuat produsen asal Jepang bertanya-tanya, kenapa produk AC Daikin sangat laris dan diminati orang Bengkulu?

Data terakhir, Daerah Bengkulu menjadi pasar ke-2 terbanyak AC Daikin SeIndonesia setelah Jakarta. Ada apakah gerangan?

Bapak Undang Sumbaga, sebagai Owner Central Ektronik Bengkulu mengundang kami para Blogger Bengkulu, dalam event sharing info tentang product AC Daikin. Beliau bilang salah satu kunci keberhasilan beliau menarik para konsumen AC Daikin adalah dekat dengan media, baik media cetak, maupun media elektonik.

Beliau juga bilang bahwa peran aktif para Blogger juga sangat menentukan besarnya market AC Daikin di Bengkulu,Hari ini adalah Even ketiga kalinya Central Elekto Bengkulu bekerja sama dengan Blogger Bengkulu untuk mensosialisasikan atau memperkenalkan AC Daikin ke masyarakat Bengkulu, diantaranya melalui media sosial Facebook dan Tulisan Artikel tentang AC di blog para Blogger Bengkulu.

Duuh jadi terharu nich kita di Bobe, Alhamdulillah selama ini kita di komunitas Bobe bisa bermanfaat untuk orang lain ya....walau kayak main-main aja kerjaan kita menulis menyalurkan hobi, ternyata bisa membantu bisnis saudara jadi berkembang....hehe, senyum-senyum dech kita di Bobe.

Sedikit berbagi tentang AC Daikin

AC daikin ini merupakan AC yang lebih hemat daya listriknya

Salah satu alasan harus memilih AC Daikin adalah hemat daya listrik, ini karena teknologi yang telah disempurnakan menjadikan tarikan pertama pada AC lebih rendah dari AC biasa.

Daikin dapat menghindari beban yang berlebihan ketika AC dijalankan

*AC Daikin memiliki Frekuensi temprature yang bagus

*AC Daikin lebih hemat dalam pembayaran dan tagihan listrik

*AC Daikin mampu membuat suhu dalam ruangan lebih stabil

Dengan berbagai fitur seperti di atas, hal ini tentu saja mampu membuat AC Daikin menghemat tagihan listrik bulanan. Setelah suhu yang diinginkan tercapai, maka AC akan segera menyesuaikan kembali dengan cepat. Penggunaan daya listrik jadi lebih rendah sehingga sangat hemat biaya listrik.

Dengan teknologi sempurna yang bikin hemat inilah salah satu keunggulan yang dimiliki Ac Daikin sehingga jadi incaran para Emak-enak pemburu barang elektro yang hemat listrik.

Untuk Emak-yang kepo dan mau pilih-pilih AC Daikin yang tepat untuk dirumahnya, bolehlah tanya-tanya ke Costumer Service di Central Elektro Bengkulu. Di Jln Salak, Panorama.

Bagi kamu yang berada di luar Provinsi Bengkulu jangan khawatir tidak bisa membeli AC Daikin, karena Central Elektro juga memiliki cabang di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera seperti Palembang ada Daikin PalembangDaikin Lampung, dan Daikin Jambi.

Info harga bisa kamu lihat di situs resmi Central Elektro di Centralelektro.com

Tunggu apa lagi, ayo beli AC Daikin di Central Elektro 

STIFIn KELUARGAKU Membersamai BLOGGER BENGKULU AWARD 3.0 di Balai Kota Bengkulu

Sunday, March 15, 2020
Selamat dari STIFIn Keluargaku buat Alfha Sari, S.pd, Sebagai Bobe Berprestasi
BLOGGER BENGKULU AWARD 3.0
Blogger Bengkulu kembali memberikan penghargaan kepada para blogger di Bengkulu. Seperti yang disampaikan Ibu Mildaini sebagai Founder Blogger Bengkulu dalam kata sambutannya, bahwa Award Blogger ini sudah dilakukan Blogger Bengkulu (Bobe) sejak tahun 2017. Kategori penghargaan yang diberikanpun setiap tahunnya bertambah, Tahun ini ada lima kategori penghargaan yang diberikan Bobe, Siapakah pemenangnya? yakni : 

1. Bobe Pendatang baru : Lina Azkiah
2. Bobe Berprestasi : Alfha Sari, S.Pd
3. Bobe inspiratif : Intan Novriza Kamala Sari, S.Pd
4. Bobe best couple : Peri Hariansyah dan Zefy Arlinda
5. Tokoh Perubahan di bidang TIK : Wali Kota Bengkulu, Helmi hasan.
Ucapan Selamat dari STIFIn Keluargaku buat Toko Perubahan di bidang TIK: Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan mendapat piagam penghargaan dari founer Blogger Bengkulu Mak MIldaini.
Kelima pemenang Blogger Bengkulu Award 3.0 hari ini, mendapat hadiah yang berlimpah dari para sponsor kegiatan, diantaranya :

1. Voucher tes STIFIn dari STIFIn Keluargaku.
2. Rumah Snack Bengkulu
3. Latern House
4. Alea Salon
5. Piagam Bobe dari Mildaini founder Blogger Bengkulu
Barakallah untuk semua kategori pemenang Bobe Award 3.0
BLOGGER BENGKULU TES STIFIn bersama STIFIn KELUARGAKU
Pada era mileneal sekarang ini tidak ada yang belum mengetahui apa itu tes stifin. 
Tes STIFIn dilakukan dengan cara men-scan kesepuluh ujung jari anda, mengambil waktu beberapa menit terkoneksi dengan jaringan STIFIn pusat, kemudian  akan keluar hasil tes yang bersangkutan. Tes ini memiliki reliabelitas yang tinggi.

Bagi teman-teman semua khususnya anggota blogger Bengkulu peraih penghargaan Bobe Award yang akan tes, silahkan datang langsung ke alamat STIFn Keluargaku di Jln. Sumur Dewa No.04 Blok A Rt/Rw. 15/06 Kel. Selebar Kota bengkulu. Wa.08117306556.
STIFIn Keluargaku sharing hasil tes STIFIn dengan keluarga Blogger Bengkulu
Tes STIFIn adalah tes yang memetakan mesin kecerdasan dan kepribadian seseorang cukup dengan mengambil sidik jari. Tes ini sudah dapat dilakukan sejak usia dua tahun, hasilnya ketika diulang kapanpun akan sama (realibitas tinggi) dan manfaatnya banyak sekali, diantaranta:
1. Mengetahui belahan otak yang dominan & chemistry yang nyaman
2. Mengetahui cara belajar yang efektif dan meningkatkan minat belajar yang nyaman.
3. Mengetahui kebiasaan & kehebatan yang sesungguhnya.
4. Mengetahui fokus & profesi yang optimal sebagai kunci sukses.
5. Mengetahui kekuatan utama dan bakatnya serta potensi yang belum tergali.
6. Mengetahui cara berkomunikasi, profesi & jurusan pendidikan yang nyaman.
STIFIn keluargaku Umi Fira bersama Bapak Wali Kota Bengkulu dan Pemenang BOBE Award 3.0
BALAI KOTA BENGKULU
Awal tahun 2020 ini Blogger Bengkulu membawaku bisa bersilaturahim kembali ke Balai Kota Bengkulu. Sedikit bernostalgia sewaktu Kota Bengkulu dipimpin wali kota periode Bapak Khalik dan walikota periode Bang Ken, saya, suami dan keluarga sering sekali mendapat undangan dan berkumpul di Balai Kota ini. Berbagai acara yang kami hadiri, diantaranya Acara pengajian rutin, Arisan keluarga, Buka Bersama, halal bi halal serta kegiatan Open House di hari Raya Islam.


Alhamdulillah...hari ini bisa kumpul-kumpul kembali di balai kota bersama semua Blogger Bengkulu dalam acara Blogger Bengkulu (BOBE) Award 3.0.
Para Blogger yang berkesempatan hadir di Milad Bobe ke-3 Tahun. 15 maret 2020 di Balai Kota Bengkulu

CERITA DIBUANG SAYANG
Kegiatan milad bobe ke-3 hari ini, 15 Maret 2020 di balai kota Bengkulu, banyak sekali meninggalkan kenangan, keseruan dan kehebohan yang mengasyikan, yangmana semua ceritanya sayang untuk dilupakan begitu saja.
Kita semua sudah berjuang untuk hadir tepat waktu, bahkan ada kawan-kawan yang sudah hadir 1 jam sebelum jadwal ditentukan. Ternyata semua ketentuan agenda kegiatan ada di tangan protokoler pak wali kota, kapan, dimana dan jam berapa acara dimulai menyesuaikan dengan agenda pak wali hari ini. Apa dikata, agenda pak wali sangatlah padat, sehingga dijadwal yang seharusnya sudah jatahnya kegiatan bobe, ternyata masih menunggu kegiatan sebelumnya selesai. Untung-untung panitia dan protokoler pada baik, kita para blogger dipersilahkan masuk ke ruangan walaupun waktu itu masih kegiatan lainnya, yakni pak wali kota live streaming bersama televisi lokal kota Bengkulu. Semua blogger boleh masuk dengan syarat semua handphone harus di silentkan agar tidak mengganggu proses live pak wali kota.
Akhirnya tibalah saatnya giliran kegiatan bobe dimulai "BLOGGER BENGKULU AWARD 3.0". jadwal telah disusun sedemikian rupa, seperfect mungkin, tapi...dipelaksanaannya acara dimulai langsung acara intinya, hingga membuat Kak Efri merasa dug dag dig sebagai MC acara. 
Belum puas rasanya berfoto bersama dan berselfie di ruangan dalam, ternyata kita sudah dipersilakan keluar ruangan karena pak wali mau melanjutkan agenda meet up dengan para OPD untuk membicarakan kebijakan tentang sikap antisipasi pemerintah terhadap penyebaran virus corona.
Seperti biasa para blogger belum akan bubar jika belum puas di sesi foto memotonya. Akhirnya kita pindah ke teras bagian depan balai untuk melanjutkan sesi berfoto ria.
Dokumen Kegiatan Bobe dibuang sayang.....
Mak Bobe, Mak STIFIn dan mak Ubay
Keluarga Ubay dan Ghazy


Blogger Family
Selamat dari STIFIn Keluargaku buat Bobe best couple : Peri hariansyah dan Zefy Arlinda
Keseruan para Blogger di Balai Kota Bengkulu

Azka Nadhirah Rozi with Ustadz Efri
Lady's Blogger 

Auto Post Signature

Auto Post  Signature