Top Social

FIRA KAHAR

Ibu adalah sekolah utama, bila engkau mempersiapkannya, maka engkau telah mempersiapkan generasi terbaik.

ENAM PERSIAPAN IBU HAMIL KETIKA MAU PERGI KE LUAR KOTA

Wednesday, December 5, 2018
Foto : beautylivs.com
Dag dig dug jantungku berdetak, ketika seorang teman telpon bahwa minggu depan akan ada acara kongres nasional guru seni budaya Se-Indonesia.

Kegiatannya akan berlangsung selama 3 hari yang bertempat di Sleman Jogjakarta. Gimana ku tak dag dig dug, aku pengen sekali ikut acara besar ini sedangkan kondisiku sedang hamil masuk enam bulan. Aku pun langsung tanya kesuami, gimana responnya, apakah beliau ijin apa nggak ya? 

Alhamdulillah beliau sangat mensuportku untuk dapat menghadiri kegiatan kongres Nasional tersebut. 
langsung kukontak panitia kegiatan, mau menanyakan apakah boleh wanita hamil hadir pada acara kongres tersebut?

Akupun langsung dapat jawaban "Boleh" asalkan resiko yang tidak diinginkan tidaklah tanggung jawab panitia, dengan melampirkan surat pernyataan.

Bissmillahirrahmaanirrahiim, dengan suport suami dan wellcome dari panitia akupun sangat senang, insyallah kondisi kehamilanku baik-baik saja, selama ini tidak ada keluhan. Sekarang tugasku adaalah prepare keberangkatan. Karena ini adalah perjalanan dinas, butuh persiapan yang lebih. ada beberapa yang mesti kupersiapkan.

Pertama, persiapanku adalah menginventaris apa saja yang harus di bawa untuk menghadiri acara kongres tersebut.
Diantaranya:
Surat tugas dari Diknas dan dari Kepala Sekolah
Surat Perjalanan Dinas
Surat berbadan sehat dari dokter
Biodata Lengkap
Kartu BPJS
kartu Tanda Penduduk dan kawan-kawan
Beberapa stel pakaian untuk 3 hari disana
Sepatu untuk acara yang nyaman
Perlengkapan mandi dan kosmetik alakadarnya
Susu dan cemilan ringan
Koper

Kedua, menghubungi orangtua memohon ijin dan do'a restu selama kegiatan berlangsung dan pulang kembali bersama keluarga dengan selamat.

Ketiga, Melakukan pemesanan tiket untuk keberangkatan dan langsung untuk pulang. Sebelumnya browshing dulu beberapa maskapai dan penyedia layanan penjualan tiket, cari yang ternyaman tetapi tidak mahal, kalau ada yang promo baguslah hehee

Keempat, menyiapkan semua hal perlengkapan yang sudah di inventaris, yang telah siap langsung di conteng atau di ceklist.

Kelima, mengkondisikan rumah dan anak-anak yang akan di tinggalkan selama 3 hari, dari stock bahan makanan untuk dimasak, pakaian sekolah anak-anak, cemilan dan memberikan pesan-pesan yang harus mereka lakukan selama umi tidak berada di rumah bersama mereka. Tidak lupa berpamitan dan meyakinkan anak-anak bahwa selama umi di sana akan baik-baik saja begitu juga anak-anak di rumah juga akan baik-baik saja, serta berpamitan dengan tetangga kiri kanan muka dan belakang bahwa ku akan bepergian ke luar kota selama 3 hari.

Keenam,  Memastikan kembali bahwa semua perlengkapan yang harus dibawa sudah lengkap dan siap berangkat menuju bandara dengan tepat waktu.

Alhamdulillah semua sudah jelas apa saja yang harus kulakukan untuk mempersiapkan diri menghadiri acara kongres nasional guru seni budaya di Jogjakarta. Mohon do'anya ya dari semua agar perjalananku lancar, mudah dan sukses acaranya....Aamiin.
Insyallah cerita bagaimana perjalananku nantinya akan kubagikan ke temans semua.....tetap menunggu dengan cerita selanjutnya yaaaa.....SEE YOU

MINUMAN YANG MENGHANGATKAN JAMA'AH TAKZIAH DI BENGKULU

Monday, October 15, 2018


Assalamu'alaikum pembaca setia dimanapun  berada, saya berada di kota Bengkulu, saya mau sedikit berbagi dengan pembaca bahwa salah satu budaya di kota bengkulu yang tidak dimiliki di daerah lain adalah adanya acara takziah di rumah duka atau rumah orang yang meninggal dunia. Acara ini biasanya selama tiga malam berturut-turut, yakni malam pertama, malam kedua dan malam ketiga. bahkan ada malam ketujuh, dan malam ke empat puluh. Tapi ada juga yang hanya satu malam saja, sesuai dengan kondisi kesiapan dan kebutuhan keluarga yang sedang mendapat musibah. Biasanya tuan rumah hanya menyiapkan tempat saja, misalnya tenda dan kursi, Sedangkan kesiapan yang lainnya misalnya kudapan, minuman, pengeras suara dan petugas pelaksana kegiatan seperti pembawa acara, yang ngaji pembukaan dan ustadz yang ceramah takziah biasanya diadakan atau diurus oleh panitia penyelenggara pada malam yang bersangkutan, Apakah dari unsur pemerintahan RT, RW, Jamaah mesjid, atau Instansi-instansi negeri dan swasta tempat anggota keluarga yang berduka bekerja. Kegiatan takziah ini semaksimal mungkin tidak memberatkan keluarga yang sedang berduka, karena tujuan bertakziah adalah menghibur keluarga yang sedang berduka.

Sebenarnya apa sih hukum bertakziah itu?
Takziah hukumnya yaitu sunnah. Takziah merupakan kewajiban bagi setiap muslim terhadap muslim yang lain serta orang yang sudah meninggal berhak atas hak takziah. perlu kita ketahui bahwasanya ada lima hak orang islam yang lainnya, diantaranya : menjawab salam, menjenguk orang sakit, mengantar jenazah, menghadiri undangan, dan mendo'akan orang yang bersin.

Pada kesempatan ini, dengan ijin Allah, saya ingin sedikit menulis tentang adab bertakziah di rumah duka, diantaranya:

  1. Hendaknya mengucapkan kalimat tayyibah yakni "Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun" yang mengandung arti Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami akan kembali.
  2. Sebaiknya memakai baju atau berpakaian rapi dan sopan. Apabila seorang muslim yang bertakziah sudah sampai di rumah orang yang meninggal, maka kita sebaiknya menunjukan rasa empati dan sedih, janganlah tertawa, dan tidaklah diperbolehkan berbincang-bincang dengan orang lain yang terlalu berlebihan sehingga menjadi pusat perhatian orang lain.
  3. Hendaknya selalu menghibur ashhabul musibah atau keluarga yang sedang mendapat musibah agar mereka sabar dan ikhlas dalam mengalami musibah, pada kenyataannya semua makhluk hidup pasti akan menjalani kematian atau meninggal. Jika keadaan mengijinkan, hendaknya orang yang sedang bertakziah mendekati jenazah dan memanjatkan do'a supaya dosa-dosa almarhum atau almarhumah diampuni Allah SWT.
  4. Jika kondisi mampu, orang yang bertakziah sebaiknya dapat memberikan sumbangan agar dapat meringankan beban bagi keluarga yang ditinggalkan.
  5. Hendaknya orang yang bertakziah agar dapat berusaha untuk mensholatkan jenazah, mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir atau kuburan dan hendaknya turut mendoakan  jenazah.

Alhamdulillah.....akhirnya kelima adab bertakziah dapat  saya tulis, semoga bermanfaat dan dapat dilaksanakan, khususnya bagi diri saya sendiri. 

Selanjutnya saya ingin berbagi info yang menarik tentang kebiasaan masyarakat bengkulu ketika bertakziah di rumah orang meninggal dunia.   

Menariknya acara takziah di kota Bengkulu selalu ditemani dengan minuman yang menghangatkan yakni minuman jahe hangat. kandungan jahe alami memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, selain menghangatkan serta membuat tubuh nyaman sehingga memberikan efek relaksasi. Rasa hangat dari jahe pun bermanfaat untuk meredakan masuk angin, kembung serta mengurangi rasa mual. 
Saya suka minuman ini, apalagi yang rasa original, saya selalu memilih yang rasa original, terkadang panitia juga menyiapkan air jahe rasa susu.

Sebuah kenikmatan dan keuntungan bagi saya ketika menghadiri takziah adalah mendapatkan minuman sari jahe gratis yang rasanya sangat nikmat dan dapat menghangatkan badan di saat mendengarkan tausyiah ceramah takziah dari ustadz.....hehehe.




Beberapa waktu yang lalu saya mampir ke mini market, kebetulan ada kebutuhan bulanan yang tertinggal atau kelupaan saya beli, salah satunya minuman herbal. Sayapun menelusuri rak-rak area pajangan minuman, akhirnya mata saya tertuju pada sejejer kotak minuman yang rapi dan banyak sekali, terbacalah oleh saya tulisan "Herbadrink" ada delapan warna kotak yang berbeda dengan tulisan atasnya yang sama, akhirnya saya baca satu-satu, oh ini kotak minuman herbal herbadrink yang memiliki variasi dan rasa yang berbeda-beda. Ada Herbadrink Krisantemun, Herbadrink Kopi Ginseng, Herbadrink Kunyit Asam, Herbadrink Temu Lawak, Herbadrink Lidah Buaya, Herbadrink Wedang Uwuh, Herbadrink Beras Kencur, dan terakhir saya temukan Herbadrink Sari Jahe

Akhirnya saya masukan beberapa kotak minuman Sari Jahe Herbadrink Sugar Free dalam keranjang belanjaan, masing-masing kotak isinya lima saset, terbayanglah kenikmatan malam tadi disaat takziah menyeruput secangkir minuman jahe origial. wah kalau ada yang kayak gini saya bisa minum air jahe kapan saja saya suka nih, gak harus repot bikin ataupun gak harus nunggu minuman jahe gratis di acara takziah hehehe....




Sari Jahe Herbadrink Sugar Free merupakan resep minuman tradisional yang diproduksi tanpa pengawet. Minuman ini mengandung pemanis buatan Sukralosa, yakni pemanis buatan tanpa kalori dan tidak memiliki efek pada metabolisme karbohidrat, kontrol glukosa darah jangka pendek maupun jangka panjang, ataupun pelepasan insulin. Sukralosa diperbolehkan penggunaannya pada makan ddan minumana di hampir 80 negara termasuk Indonesia dan telah disetujui oleh BPOM. Alhamdulillah berarti minuman ini aman diminum oleh semua anggota keluarga ya.....

Minuman ini sangatlah praktis, tinggal diseduh dengan air hangat dan sangat praktis untuk di bawa kemana-mana higienis, dan tanpa endapan karena diproduksi dengan teknologi tinggi. Sari Jahe Herbadrink Sugar Free diracik tanpa mengurangi ras kenikmatan minuman herbal alami, kualitas dan rasa manisnya yang pas terjaga dengan baik serta tepat  untuk menjadi minuman yang menghangatkan setiap hari bagi semua anggota keluarga.

Bait Bait Puisi

Thursday, September 20, 2018

Curhat Umi Untukmu


Buat Anak-anakku
Kakak, Abang, Ayuk, Donga, dan Adek Rey
Setiap hari kalian dapat omelan dariku
kadang omelan mendatar
Terkadang omelan meninggi
Kadang juga omelan menurun

Kuingin menjadikan suatu hari tanpa omelan
Tapi rasanya ada yang kurang pada diriku
Jika aku membiarkan kalian tanpa omelan
Bisa saja dihari itu ada yang menangis
Ada yang tidak makan
Ada yang tidak sholat
Ada yang tidak mandi
Bahkan ada yang tidak ingat jalan pulang karena keasikan main.

Salahkah aku jika aku memilih mengomel
dari pada kalian tidak teratur dan terarah?
Benarkah aku jika aku membiarkan saja
Apa yang kalian inginkan dan perbuat?

Anak-anakku
Pada saatnya nanti, engkau akan merindukan omelanku
Anak-anakku
Berharap suatu hari nanti omelanku
Akan terbukti sebagai wujud kasih dan sayangku pada kalian
Semoga Umi dan buyamu ini
Sebagai orang tuamu
Akan menyaksikan kesuksesan kalian semua.
Aamiin.


#30DWC
#30DWCJILID14
#Day30



Bait Bait Puisi

Wednesday, September 19, 2018

Selamat Tinggal Buatmu


Kamu....kamu.....dan kamu.....
Begitu mudahnya mulutmu berucap
Seakan tiada punya celah
Ringan memang lidahmu bergoyang
Seakan engkau sempurna sendiri

Apakah tidak diajari selama ini
bagaimana bertutur yang baik
ada bahasa melereng
ada bahasa mendatar
ada bahasa mendaki
Sepertinya kamu tidak tau itu
Sinilah aku beritahu

Bertahun dan berganti tahun
Kamu tetap pada kondisimu
Ya sudahlah aku tak bisa bersamamu lagi
Selamat tinggal Buatmu.

#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY29
                                                                      

Bulan

Tuesday, September 18, 2018

 Amplop Rahasia Kedua


Baru hitungan dua atau tiga Bulan Lany mengenal Nedy. Keduanya diperkenalkan oleh guru ngaji, yang kebetulan suami guru ngaji Lany orang Bengkulu, dan guru ngaji Nedy juga orang Bengkulu. Rumah keduannyapun bersebelahan. Jadi sangat mempermudah proses ta'arufnya Lany dan Nedy kala itu.

Lany baru saja menyelesaikan pendidikannya di Universitas negeri Padang, Dia sedang menunggu waktu yang pas untuk pulang ke kampungnya yakni Provinsi Bengkulu, tinggal lagi menunggu selesainya waktu UAS mahasiswa yang diajarnya, yakni mahasiswa PGTK dan PGSD Adzkia Padang dan Bukit Tinggi. Sejak semester lima kuliah Jurusan seni rupa, lany sudah mengabdi mengajar mahasiswa D2 PGTK Adzkia. Mata Kualiah yang di ajarnya adalah mata kuliah pendidikan seni rupa dan menggambar.

Sekitar akhir bulan Juni tahun 2004, Lany dapat telpon dari guru ngajinya, untuk segera menemui beliau di kantor pada hari itu juga, Kebetulan lany sedang tidak ada kesibukan. Lany baru saja pulang  dari renang di Muslimah Center kota Padang. Dengan perasaaan dan fikiran yang penuh penasaran, Lany pun bergegas bersiap menuju kantor guru ngajinya. Ada apakah gerangan?. Tidak pernah selama ini mendapat perintah mendadak dan harus sesegera ini dari uni. Panggilan Uni adalah panggilan sayang untuk seorang perempuan yang lebih tua dari kita di daerah Sumatera Barat, Karena sayang ddan hormatnya Lany dan teman-temannya memanggil guru ngaji mereka dengan sebutan Uni.

Sekitar 30 menit Lany sudah sampai di kantor Uni, sesampai di sana Lany langsung menemui Uni di meja kerjanya, Setelah salam dan cupika-cupiki Lany dipersilahkan duduk pas di depan Uni, Posisi Lany hanya berjarak sebuah meja kerja dengan Uni. Perasaan Lany waktu itu dag dig dug penuh penasaran, sempat terlintas olehnya bahwa dia akan mendapat tugas dakwah baru, misalnya ngisi pengajian , liqo'at atau forum-forum mentor lainnya. tapi kenapa mesti ketemuan ya, biasanya kalau tugas seperti itu selama ini cukup via telpon atau sms saja. Lany berusaha menerka-nerka.

Uni hanya tersenyum melihat Lany yang sedang duduk di depannya, sepertinya uni mengetahui apa yang ada dalam fikiran Lany yang lagi diliputi rasa penasaran. Dalam hatinya uni salut dan bangga pada Lany yang sangat ta'at dan loyal pada gurunya, walaupun dia tidak memberitahukan alasan kenapa Lany harus menemuinya, tanpa pertanyaan Lany langsung datang menemuinnya. Lany adalah seorang mutorobbi yang bisa diandalkan, gumam Uni dalam hati.

"Kapan Lany pulang ke bengkulu?", Tanya Uni memulai pembicaraan.
"Insyallah sekitar dua minggu lagi Ni", Jawab Lany mantap.
"Hmmm....yakin kamu mau pulang?" Uni kembali bertanya sambil tersenyum menggoda.
"Insyallah Uni, Lany kan sudah selesai tugas menuntut ilmu di sini, sesuai rencana awal, setelah tamat S1 Lany ingin mengabdi di Kampung Ni". Ulas Lany tentang rencananya, Unipun sebenarnya sudah mengetahui itu, waktu kurang lebih dua tahun bersama adalah waktu yang lumayan bisa saling mengenal antara murobbi dan mutorabbi, apalagi Lany adalah salah satu binaan Uni yang aktif dan energik. Bagi Lany Uni yang satu ini adalah murobbi yang ketiga selama Lany mengikuti kegiatan Liqo'at di Kota Padang. Lany ngaji sejak tahun pertama kuliah, tepatnya di semester kedua.

Sepertinya mata dan tangan Uni sedang sibuk mencari sesuatu yang ada di dalam tas kerjanya. Lany hanya diam duduk di dapan Uni.
"Naah ini dia yang dicari" komentar Uni sambil tangan kanannya mengeluarkan sebuah amlop putih ukuran panjang dalam tasnya.
Tangan unipun mengulurkan amplop itu pada Lany. 
"Amlop apa ini Uni?" Tanya Lany semakin penasaran. Tangannya bergerak cepat mau membuka amplop itu.
"Afwan Lany, amplopnya anti buka di rumah saja ya, karena isinya rahasia".
Mendengar kata isi amplop rahasia, fikiran Lany langsung menerawang ke masa satu tahun yang lalu, dimana Lany pernah mendapat amlop yang isinya juga rahasia dari murobbi sebelumnya. Lany ingat bahwa amplop isi rahasia itu isinya sebuah biodata lengkap seorang ikhwah beserta fotonya, yang mana jika amplop itu sudah ditangan akhwat, berarti ikhwah itu sudah siap untuk berta'aruf sengan akhwat yang menerima dan dituju amplop tersebut. 

"MasyaAllah" Komentar Lany spontan, setelah berhasil menerka isi amlop itu.
"Ada apa Lany, sepertinya kamu sudah tau maksud dan tujuan isi dari amlop itu?" Tanya Uni pada Lany.
"iya Uni, afwan sebelumnya, walaupun Lany belum membuka amlopnya, sepertinya terkaan Lany tentang isi amlop ini betul adanya. Terus Uni kan sudah tau rencana Lany mau segera pulang ke Bengkulu setelah selesai urusan mahasiswa yang Lany ajar". terang Lany pada Uni.
"Betul Uni tau itu, makanya Uni berikan amplop itu sebelum Lany Pulang" jawab Uni santai.
"maksud Lany, ta'aruf itukan ada prosesnya Ni, sedangkan waktu Lany di sini tinggal dua minggu lagi". 
"Iya Lany, lebih cepat lebih baik, sekarang silahkan Lany pelajari dulu isi amlop itu, besok pagi uni tunggu jawaban Lany, jika jawaban anti lanjut maka besok siang uni tunggu Lany di rumah Uni, untuk proses ta'aruf". Dengan tegas Uni menjelaskan.

Akhirnya Lany menyerah dengan keputusan dan jawaban terakhir Uni. Lanypun berpamitan pulang, perasaannya tak menentu, fikiran Lany dipenuhi dengan pertanyaan penasaran. Siapakah ikhwah yang ada di biodata ini? Kenalkah Lany dengan Dia? Orang asal manakah?. Tidak sabar rasanya Lany ingin sampai di kamarnya Lany ingin segera mengetahui jawaban-jawaban dari pertanyaan yang melintas di fikirannya. isi dari biodata yang ada di amlop rahasia dari murobbi tadi akan menjawab semua pertanyaan itu.


#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY28

matahari

Monday, September 17, 2018

Panggil Saya "Dang"



Desiran kencang seakan kena sentrum aliran listrik menelisik kesemua aliran darah di sekujur tubuh, dada berdegup kencang tak beraturan, inilah yang dirasakan Lany ketika tangan Nedy menyentuh dan menggenggam erat tangannya. Lany masih antara mimpi dan kenyataan, bisa duduk berdua dengan seorang laki-laki yang bukan muhrimnya, selama ini Lany sangatlah menjaga dirinya dari laki-laki asing, boro-boro akan dipegang tangan, menatap matanya saja Lany akan menghindar. Tapi pagi ini Lany terperangkap dalam sebuah kamar dengan seorang pria yang bukan muhrimnya. Kamar ini berwarna putih, tempat tidur berseperai warna putih juga, menjadi saksi pegangan pertama Lany dengan seorang pria yang bukan muhrimnya yakni Nedy.

lany dan Nedy masih duduk di samping tempat tidur sambil berpegangan tangan, terlihat jelas di muka Lany yang masih malu dan tersipu. Nedypun walau terkesan tenang, wajahnya tidak bisa menyembunyikan perasaan sungkan dan grogi berdekatan dan bisa menggandeng Lany di kamar itu. 
"Lany, panggil saja saya dengan sebutan Dang"  
Dikeluarganya nedy adalah anak pertama, semua adiknya memanggil dirinya dang Nedy, sepertinya dia lebih nyaman jika istrinya Lany memanggil dirinya dengan panggilan Dang juga.
"Dang" 
Lany mencoba menyebut panggilan yang disebutkan Nedy, Lany tersenyum malu sambil menganggukkan kepala tanda dia menyetujui panggilan itu.
'Trus saya dipanggil siapa?" Tanya Lany manja sambil mencoba menatap wajah suaminya Nedy.
"Dipanggil Lany saja" jawab Nedy singkat.
"Oh gitu" komentar Lany.

"Tok tok tok tok" Terdengar pintu kamar ada yang ngetok dari luar, dan terdengar suara juga.
"Pengantin segera turun dan duduk di pelaminan, karena acara walimatul'ursynya akan segera dimulai".
"Iya" jawab Lany sambil membuka pintu kamar.
Terlihat di depan pintu kamar kakak Lany yang laki-laki, beliau memberitahukan bahwa pengantin sudah dipersilakan untuk duduk di pelaminan di depan rumah, karena acara walimatul'ursy akan segera dimulai.

Bergegas Lany mengambil sendal pengantinnya, lany Keluar dari kamar dipapah oleh suaminya Nedy, mereka berdua berjalan tenang ke pintu luar menuju pelaminan pengantin yang suah disiapkan. terlihat di luar suasana segar dan cerah, matahari sudah bersinar penuh menerangi bumi.

b e r s a m b u n g


#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY27




Langit

Sunday, September 16, 2018

Waktunya Akad Nikah


Pagi hari yang cerah, di langit muncul matahari yang bersinar-sinar menerangi bumi. Embun masih sedikit tersisa, dedaunanpun mulai menghijau terang pertanda embunnya mulai mengering. pagi ini dimana dua insan akan bersatu menjadi sepasang suami istri, pagi ini akan ada perjanjian yang sakral seorang laki-laki langsung berjanji ke pada Allah Mistaqan Ghalizah, pagi ini akan ada perpindahan tanggung jawab dari seorang ayah berpindah ke seorang suami, pagi ini akan ada serah terima seorang anak gadis ke pada seorang perjaka. yakni prosesi ijab kabul yang dapat menjadikan yang haram menjadi halal.

Di bagian dapur masih terdengar riuh para ibu-ibu memasak secara gotong royong, di bagian belakang rumah ada segerombolan bapak-bapak yang sedang masak air minum untuk jamuan para undangan. Di ruang tengah rumah ada yang sedang menyusun dan menata ruangan untuk tempat dilaksanakannya akad nikah. sedangkan di depan rumah disibukkan dengan menyusun dan menata kursi-kursi para undangan. Namanya pesta di kampung, nuansa kekeluargaan dan gotong royong masih sangat kental. Semua terasa ringan karena dikerjakan secara bersama-sama, semua mengambil peran masing-masing sesuai job dan keahlian yang ada.

Pelaminan dan panggung tempat pemain grup qasidah sudah siap dan tertata rapi sejak kemaren. Sesuai jadwal bahwa proses akad nikah akan dilaksanakan jam 07.00 pagi, selesai akad nikah ada waktu jedah sebentar kemudian sepasang suami istri yang telah sah disuruh turun dari rumah dan duduk bersanding di pelaminan, sehingga jam 09.00 pagi acara walimatussafarnya siap untuk dimulai.

Rencana awal proses akad nikah akan dilaksanakan di masjid yang berada di belakang rumah, ternyata sebelum subuh pengantin wanita bergegas menemui bapaknya bahwa akad nikah tidak bisa dilakukan di masjid karena alasan hal yang sangat urgent dan syar'i. Mendengar laporan dan pinta putrinya, si bapak hanya bisa menganguk dan mengerahkan masa untuk mempersiapkan segala hal yang berkenaan dengan proses akan nikah , yang sebelumnya di rencanakan di mesjid beralih dilaksanakan di rumah saja.

Rombongan pengantin priapun sudah di beritahu, bahwa proses akad nikahnya di lakukan di rumah saja. Untung tempat menginap pengantin pria di sebelah rumah mempelai wanita, sehingga proses pemberitahuan perubahan rencana cepat sampai dan di maklumi oleh rombongan pengantin pria.

Pengantin wanita adalah sosok gadis yang sederhana, yang wajahnya hampir tak pernah tersentuh dengan make up seperti lipsik dan kawan-kawannya. Di saat mau melaksanakan proses akad nikahpun dia tetap dengan kesederhanaanya, di pakainya baju putih kombinasi silver, hijab silver yang sedikit bermanik, dengan bertudung selendang putih di atas kepala membuat dia anggun dan bersahaja. Diwajahnya sedikit terukir make up yang di pasangnya sendiri tanpa merepotkan tukang salon, sedikit pensil alis, ayeliner dan lipstik tipis di bibinya, karena jarang berdandang, seikit saja dandanan sudah membuat orang pangling melihatnya. Pengantin wanita terlihat cantik, anggun dan bersahaja.

Jam 06.30, rombongan pengantin pria sudah sampai ke rumah dan sudah duduk pada tempat yang telah disiapkan. Bapak-bapak jama'ah akad nikahpun sudah lengkap, bapak penghulu dari kementrian agama sudah hadir, semua hadir sesuai waktunya. Pengantin wanitapun dijemput dikamarnya untuk duduk dan menyaksikan proses akad nikah, posisi duduknya di belakang pengantin pria berjarak kisaran 3 meter, yang diapit kedua ibunya, ibu kandung dan ibu calon suami. Sebentar lagi prosesi akad nikah akan dimulai.

b e r s a m b u n g


#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY26


Bait Bait Puisi

Saturday, September 15, 2018

LUPA

Pagi hari Ku melewati rumah mempelai
Sudah berjejer mobil rombongan penganten
Paling depan terdapat mobil sedang warna hitam
Berhiaskan pita dan buket bunga yang segar
Kulihat bapak-bapak sedang sarapan di teras
Ada juga yang sedang sibuk berhias

Aku lewati sambil bercakap dengan sibungsu
Yang pagi ini mau ajak keliling dulu
Sebelum salim melepasku pergi kerja
Akupun sempat bercakap sama nenek sebelah rumah
Nenek pergi tiddak malam tadi kerumah penganten
Tidak. jawab nenek, karena terlihat olehku
Nenek sedang kurang enak badan
Terempel dua perangko di pelipis nenek
perangko salonpas pertanda nenek lagi sakit kepala.

Sempat terlintas olehku, knapa ya mobil penganten sudah dihias?
Kok cepet sekali menghias mobilnya.
Kok orangtua penganten perempuan sadah sampai ya.
Semua kutepis begitu saja.
Aku tetap pada ingatanku bahwa pestanya hari Minggu besok.

Akupun berangkat menuju tempat kerja
Setengah perjalanan aku baru sadar bahwa
HPku tertinggal.
Oh no, aku mesti mengambil HP itu 
Karena ada agenda rapat siang ini 
Hp adalah sarana berkoordinasi dengan teman-teman
Kembali kukerumah  dengan tujuan mengambil HP yang tertinggal.

Kembali terlihat jelas oleh mataku 
Bahwa rumah penganten sudah rame dengan mobil berjejer
Tak terbersit sedikitpun olehku
Bahwa acara pestanya hari ini.
Akupun kembali menepis fikiran itu.
Pulang kerja aku mesti mampir,
Mampir kerumah penjahit langgananku.

Sampai ku di tempat kerja,
Ada sedikit brefing dengan kepsek ddan panitia
tentang perlombaan dalam rangka memeriahkan
tahun Baru 1 Muharam 1440 Hijriyah.

Kulihat jam di dinding ruang guru
jam menunjukan di jam 10.00
Oh ya dari tadi aku tidak buka HP
Siapa tau ada info dan khabar terkini di grup WA.

Benar sudah, pas kubuka grup Wa ibu-ibu Rt
Disana kulihat ibu-ibu sudah kumpul 
Ternyata Acara resepsi pernikahan itu hari ini
Hah? Mataku terbelalak saking terkejutnya
terbaca olehku dari grup WA,
halo Ibu-Ibu udah sampai di lokasi

Kulihat kalender di meja kerjaku
Hari ini tanggal 15 September.
Oh no, aku salah jadwal, 
Kirain tanggal 15 itu hari Minggu besok
Akupun langsung ambil tes 
Berlari menuju parkiran kendaraan.
Akupun meluncur pulang
tak lupa mampir ke tukang jahit langgananku
Tergopoh-gopoh Kulakukan itu semua.

Sepanjang jalan aku selalu beristighfar kepada Allah
Astaghfirullahal'azim
Dosa apa yang telah kubuat 
Sampai aku bisa-bisanya lupa.
 

curcol

Friday, September 14, 2018

Jum'at, 14 September 2018

Hari ini adalah hari yang ful kegiatan, dimulai dengan kegiatan pagi hari jam 06.30 keluar rumah mengantar anak sekolah, dan langsung menuju ke sekolah tempat kegiatan rutinku mengajar siswa siswi SMPN 21 Kota Bengkulu.

Kebetulan kegiatan di sekolah dalam dua hari ini, Jum'at dan Sabtu adalah kegiatan memperingati tahun baru 1 Muharam 1440 Hijriyah, yang diisi dengan kegiatan perlombaan, diantaranya nasyid, busana muslim, pidato, adzan, dan tilawah Qur'an. Dihari Jum'at ini ada 2 cabang lomba yakni nasyid dan busana muslim. siswa kelas bimbinganku yakni kelas 8.5 semangat sekali mengikuti semua cabang perlombaan, dua hari terakhir ini mereka terus latihan dikelas, dan pagi ini kusaksikan sendiri mereka tampil lomba nasyid dengan semangat walau masih sedikit grogi. Aku sebagai wali kelas mereka bangga dan bertepuk tangan meriah menyaksikan penampilan mereka.

Kulirik jam di tangan kananku, jarum pendek tepat diangka sembilan, akupun bergegas meninggalkan sekolah menuju Jl. mahakam Lingkar barat untuk menghadiri grand opening gerai 212 Mart yang ke 154 gerai. Sampai di lokasi para undangan sudah rame, terlihat para ibu-ibu berbusana khas 212 Mart warna biru, merah dan putih, kompak dan energi sekali mereka sebagai relawan terlaksananya grand opening gerai 212 Mart Jl. Mahakam.

Akupun lega karena kegiatannya belum dimulai, masih ada undangan penting yang belum datang. Tepat jam 09.30 acaranyapun dimulai, dan berakhir sampai jam 11.30, para bapak-bapak berlekas bubar dari arena, karena sebentar lagi waktu sholat Jum'at akan sampai.

Jam 12.00 akupun pergi meninggalkan lokasi 212 Mart, aku meluncur kearah Ponpes RTBI tepatnya Jl. Belato Berkas. Di sini anak sulungku kami titipkan untuk belajar dan di tempah untuk menjadi seorang hafidz. kebetulan hari ini bertepatan hari milad lahirnya ananda Muhammad Rosikhan Rozi. Sebagai seorang ibu yang mengandung, melahirkan dan mengasuhnya dari alam rahim, panggilan yang kuat bagiku untuk menemaninya walau sebentar di hari lahirnya, 14 September 2005. Walaupun bukan waktunya untuk berkunjung, aku tak bisa menghalangi langkah kakiku untuk mendatangi anada di RTBI.

Akupun sampai di RTBI, suasana sepi, maklum hari Jum'at semua anak-anak dan ustadz sedang di mesjid melaksanakan sholat Jum'at, kutemukan ustadzah dan anak-anak beliau yang sedang makan siang di dalam RTBI. Akupun bergabung dan ikut makan siang disana, karena emang dah waktunya untuk makan siang. Gak berapa selang waktu datanglah segerombolan anak laki-laki yang wajahnya cerah berseri, pulang dari masjid, diantara mer3ka adalah putra sulung kami. Kemudian mer3ka semua pada makan siang dengan lahapnya. Tepat pukul 14.00 mereka semua sudah posisi siap murojo'ah hafalan di depan ustadz dan ustadzah. Merekapun smangat sekali melakukan kegiatan muroja'ah hafalan masing-masing, karena di luar sana sudah menunggu gerobak mie ayam yang sudah disiapkan dari tadi untuk anak-anak yang sudah selesai murajo'ah, baru boleh makan mie ayam, traktiran kak rosikh yang sedang berulang tahun, sebanyak 36 porsi mie ayam.

Tidak terasa waktu berjalan, sudah sampai waktu sholat ashar, akupun bergegas melaksanakan sholat dan pamitan sama ustadz, ustadzah untuk menjemput anak yang di kelas 5 dan 6 SD Iqrak 1, Kedua anakku kubawa mampir ke pengajian rutin mingguanku, setelah pengajian kamipun pulang, sampai rumah sudah jam 17.30, kamipun bergegas mandi sore karena sebentar lagi waktu sholat maghrib tiba.



#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY24

Bait-Bait Puisi

Thursday, September 13, 2018

Aku dan Waktuku


Mataku layu, menyipit, kadang berair
Sepertinya mata ini lelah
Setiap waktu siang dan malam bekerja
Tanpa mengenal waktu,
Tanpa istirahat yang cukup,
Tanpa mengenal kata lelah.

Apalah akhirnya nanti
Cukupkah bekal yang akan kubawa
Kembali ke si pemilik waktu
Kusapa kembali bathinku
Apa yang sudah kupersiapkan
Untuk bekalku nanti.

Ya Allah Bimbing hambaMu ini
Agar tidak kalah berjuang
melawan waktu yang lapang
Mengisi waktu itu
Dengan segala kemampuan diri
Ingin bermanfaat untuk orang lain.


#30DWC
#30DWCJILID14
#Day23

Bait-bait Puisi

Wednesday, September 12, 2018

14 Th Anniversary

12 September 2004
12 September 2018
14 tahun usia yang sudah remaja
Masa mulai baligh
Terbayang sambil tersenyum
Alkisah bertemunya aku dan kamu.

Hari itu hari Ahad
Tanggal 12 September 2004
Engkau berjabatan tangan dengan seorang Ayah
melakukan akad ijab kabul
Seorang ayah melepaskan tanggung jawab
Sedangkan dirimu menerima tahta tanggung jawab itu
Dengan niat tulus karena Allah
Bissmilahi....akadpun berjalan dngan lancar
Sah....sah....sah....Alhamdulillah.


#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY22

1 Muharam 1440 Hijriyah

Tuesday, September 11, 2018

TIGA SYARAT 

MENDAPATKAN RAHMAT ALLAH SWT


Pada kesempatan ini saya ingin menuliskan kembali hasil yang saya dapat dan dengar dari pengajian tatsqif oleh Ustadz Hamdan Nasution pagi tadi di masjid Al Fida dalam rangka menyambut tahun baru 1 Muharam 1440 Hijriyah, dengan tema "Hijrah adalah memperbaiki diri dan memperbaiki ummat".
                
QS. Al Baqarah : 2018

                    إِنَّ الَّذِينَ آَمَنُوا وَالَّذِينَ هَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُولَئِكَ يَرْجُونَ رَحْمَةَ اللَّهِ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya : 

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allâh, mereka itu mengharapkan rahmat Allâh, dan Allâh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Qs.2:218


Ayat di atas merupakan landasan yang sebenar-benarnya tentang tuntunan bagi manusia yang ingin mendapatkan rahmat Allah SWT.

Orang yang memiliki iman, hijrah dan jihad di jalan Allâh yaitu mengejar rahmat Allâh. Rahmat merupakan lambing kasih sayAng yang tiada terhingga. Apabila rahmat Allah telah didapat, maka apa pun yang diinginkan akan didaptkannya kebahagiaan di dunia sekarang, begitu juga  di akhirat nanti, serta mendapat ampunan dari Allah atas segala dosa dan kesalahan.

Orang yang beriman, hijrah dan jihad merupakan langkah meraih rahmat dan maghfirah Allah SWT, yang diharap adalah rahmat Allâh, bakal meraih ampunan dan rahmat-Nya. Oleh sebab itu untuk mendapatkan rahmat dan ampunan Allâh, mesti ada tiga syaratnya yakni:
A. Beriman, Esensi iman adalah kepercayaan seratus persen akan kebenaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW yang diyakini dalam hati, diucapkan dengan lisan serta dipraktikan dalam sikap dan perbuatan. 
menurut Ustadz Hamdan nasution, bahwa Keimanan seseorang mesti selalu diperbaharui, ditahun baru Hijriyah ini tepat 1 muharam adalah moment yang sangat tepat bagi kita semua untuk memperbaharui keimanan kita, agar lebih baik  dari tahun kemaren. 
B. Berhijrah, Esensi hijrah adalah perubahan dari yang kurang baik menjadi baik, serta peningkatan kualias kebaikan. 
Untuk meningkatkan kualitas kebaikan pada diri kita, menurut Ustadz Hamdan Nasution, bahwa kita kembali ke sunnah Rasulullah, Pada kesempatan kali ini Ustadz hamdan mengajak semua jama'ah pengajian, mari kita mentauladani apa-apa yang dilakukan oleh Raulullah SAW. Ada 7 hal sunnah harian Rasulullah yang tidk pernah ditinggalkannya, yakni 
1. Sholat lima waktu , dilaksanakan tepat waktu dengan berjama'ah, bagi laki-laki selalu            kemesjid, bagi perempuan semampunya.
2. Membaca Al Qur'an, dianjurkan satu juz setiap hari, jika tidak mampu minimal satu                lembar  tiap hari tidak boleh kurang.
3. Sholat Malam, Sunnah Rasulullah sebanyak 8 rakaat, jika tidak mampu maka                        semampunya saja.
4. Berinfaq dan bersedekah, tujuannya membersihkan diri dari belenggu dunia.
5. Beristighfar kepada Allah, Selalu beristighfar dan memanjangkan istighfar kepada Allah.
6. Sholat Dhuha, Sunnahnya sebanyak 8 rakaat, lakukan secara terus menerus                          semampunya saja.
7. menjaga Wudhu' secara berkesinambungan, maksudnya berwudhu bukan hanya untuk          sholat saja, tetapi selalu memperbaharui wudhu sepanjang waktu.
Dengan melaksanakan sunnah Rasulullah di atas, inyallah tahun baru 1 Muharam1440 Hijriyah menjadi momentum bagi kita untuk selalu memperbaiki kualitas diri dari tahun ke tahun. sehingga kita siap untuk menghadap kembali kepada Allah SWT.
C. Berjihad, Sedangkan jihad intinya adalah menegakkan kebenaran, memberantas kabatilan, bersungguh-sungguh dalam memperpaiki diri dan memperbaiki orang yang belum baik.
Ketujuh sunnah Rasulullah di atas, akan berhasil kita contoh atau kerjakan di tahun 1440 hijriyah ini, jika kita siap berjihad atau bersungguh-sungguh melakukannya dengan  niat karena Allah SWT semata.
Alhamdulillah tulisan saya hasil mereview isi dari pengajian Tatsqif 1 Muharam di mesjid Al Fida oleh Ustadz. Hamdan Nasution. Jika ada yang salah ataupun kurang bolehlah teman-teman tambahkan di komentar ya...
Semoga tulisan ini bermanfaat khususnya bermanfaat untuk si penulis sendiri....Aamiin.

#30DWC  #30DWCJILID14  #DAY21

Keep on Fighter

Monday, September 10, 2018

HARI KE-20 ON THE FIGHTER


Luar biasa pengalaman yang berwarna warni dapat kurasakan semenjak hari pertama menjadi fighter menulis 30 hari. Menulis ibarat aliran air, tidak terasa hari ini sudah hari yang ke 20. Di tengah kesibukan sebagai umi dari lima orang anak dan rutinitas sebagai ASN aku selalu berusaha meluangkan waktu untuk menulis. kalaulah bukan karena niat yang mantap ingin selalu menulis, mungkin sudah of dari fighter dan tidak mungkin akan sampai dihari yang ke 20. 

Lima hari terakhir, program tantangan 30 hari menulis ditentukan tema dari quat, diantara tema itu adalah; perempuan, tertunda, pemimpin, keseimbangan dan literasi, dengan ditentukan tema ini kadang buntu dan bingung apa yang mau ditulis dengan tema ini, terkadang tema sangat menginspirasiku untuk menulis. sungguh semua dapat kujalani walau terkadang mata sudah lelah menghadap monitor laptop miniku, jariku sudah kaku bermain dengan keyboardnya. Biarlah semua kujalanni demi sebuah mimpi, mimpi ingin bisa menulis dengan baik sehingga tulisanku bisa menginspirasi orang lain yang membacanya sehingga diriku ini dapat menambah nilai kebermanfaatan diri untuk orang lain.



#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY20

Literasi

Sunday, September 9, 2018

Literasi di Sekolahku


Salah satu program di sekolah tempatku mengajar adalah semua siswa harus mengaji atau membaca Al-Qur'an sebelum pelajaran dimulai, hanya lima belas menit, setiap hari Selasa, dan Kamis. Kegiatan sekolah mengaji ini di pimpin oleh siswa-siswi yang bacaan mengajinya sudah bagus, teknik mengajinya besambung, sehingga ada kalanya mengaji Al-Qur'annya sampai khatam, setelah khatam maka mengajinya diulang dari surah Al Fateha lagi.

Ada beberapa kesan dan dampak positif yang dirasakan oleh masing-masing siswa dan guru serta semua warga sekolah, akan adanya program ini. Diantaranya ada beberapa guru yang sudah berkomentar bahwa sejak adanya program ini, dapat menjadikan bacaan Al-Qur'annya atau mengajinya jadi lebih lancar dari sebelumnya. Banyak juga siswa yang berkomentar, untung ada program ini di sekolah kita, kalau tidak mungkin saya tidak akan pernah mengaji dan pegang Al Qur'an.

Program sekolah mengaji ini sangat sesuai dengan tuntunan yang ada pada kurikulum 2013 yakni tentang literasi sekolah, dimana sekolah harus membiasakan budaya baca bagi siswa dan semua warga sekolah. Dengan membaca, salah satunya membaca Al Qur'an menjadikan siswa dan warga sekolah jadi tenang dan menambah dekat dengan Tuhan yang menciptakan manusia itu sendiri.

Literasi di sekolah selain mengaji Al Qur'an ada juga membaca buku engan waktu juga sama selama lima belas menit sebelum pelajaran dimulai, program inni ilaksanakan setiap hari Rabu. Masing-masing siswa diberi panjam buku dari perpustakaan satu buah, selalu dibawa kesekolah setiap hari Rabu, dibaca dan dicatat apa saja kesipulan yang dibaca pada hari itu, kemudian hasilnya dikumpulkan dan di tindak lanjuti oleh bidang osis dan kesiswaan.

Kedua program literasi inni yakni membudayakan baca buku dan mengaji, alhamdulillah berjalan dengan lancaf, semua warga sekolah dapat merasakan dampak positif dadri program ini.


#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY19

Keseimbangan

Saturday, September 8, 2018

TAWAZUN


Materi tawazun ini materi pertama yang kudapat disaat aku ikut pengajian diwaktu kuliah, yakni pengajian rutin pekanan yang dilakukan di toko baju teman disaat sore hari dimana toko tersebut sudah tutup.

Teringat olehku bagaimana guru mengaji waktu itu menjelaskan apa itu tawazun. Tawazun artinya seimbang. Seimbang dalam hal apa saja? Seorang muslim yang baik sudah semestinya memiliki keseimbangan dalam tatanan hidupnya. Kita mesti seimbang dalam memenuhi kebutuhan masing-masing unsur yang ada pada manusia, diantaranya:

1. Jasadiyah 

manusia memiliki jasad yang membutuhkan makanan yang thoyib dan halal, jasad juga membutuhkan olah raga yang cukup. kalaulah seorang manusia memiliki jasad yang baik, sehat, bugar dan  berenergi, maka manusia tersebutlah yang akan beruntung, dapat menikmati hidup yang sehat.

2. Fikriyah

Selain jasad, unsur yang ada pada manusia adalah unsur fikriyah, Seorang manusia yang sehat sangat membutuhkan fikriyah yang sehat, lurus dan terarah. fikriyah yang baik yakni fikiran yang mudah menerima kebenaran.

3. Ruhiyah 

Unsur yang ketiga yang ada pada manusia yakni unsur Ruhiyah, Ruhiyah yang baik adalah ruhiyah yang sayang dan cinta pada sesama karena ruhnya selalu berkekalan dengan Allah.

Alhamdulillah ketiga hal yang harus disikapi dengan cara tawazun ini masih tetap selalu terngiang dan terbayang bagaimana seharusnya harus sudah terealisasi di tangah masyarakat.


#30DWC
#30DWCJILID14
#DAY18



Pemimpin

Friday, September 7, 2018

Pemimpin Yang Adil Mendapat Lindungan Allah


Hadist Rasulullah yang artinya:
“Tujuh orang yang akan dilindungi Allah pada hari dimana tidak ada pertolongan lagi selain dari-Nya yaitu:
1. Seorang imam yang adil
2. Seorang pemuda yang menghabiskan masa mudanya dengan beribadah kepada Allah
3. Seorang yang hatinya selalu terkait dengan masjid
4. Dua oran yang saling mencintai karena Allah, berkumpul karena Allah, dan berpisah karena Allah
5. Lelaki yang diajak seorang wanita cantik dan terpandang untuk berzina lantas ia berkata “sesungguhnya aku takut kepada Allah
6. Seorang yang menyembunyikan sedekahnya hingga tangan kiri tidak mengetahui yang dilakukan tangan kanan
7. Seorang yang berdzikir kepada Allah seorang diri hingga menetes air matanya (H.R. Bukhari & Muslim)

Berdasarkan hadits diatas dapat kita ketahui bahwa seorang imam yang adil dapat diartikan pula sebagai pemimpin yang adil dalam mengambil keputusan setiap masalah. Ada riwayat yang mengatakan pula bahwa sehari bagi imam yang adil lebih baik dari pada ibadah seorang di rumahnya selama enam puluh tahun (Qeis bin Sa’ad). Wallahu’alam.


#30DWC
#30DWCJILID14
DAY17

Auto Post Signature

Auto Post  Signature